Menko Polhukam: Polisi tidak menduduki YLBHI

"Jadi polisi bukan menduduki YLBHI," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Menko Polhukam: Polisi tidak menduduki YLBHI
bentrok di salemba. merdeka.com/dwi narwoko

Polisi merangsek masuk ke kantor YLBHI untuk mencari orang yang diduga terlibat pembakar mobil saat demo di Salemba, Jakarta Pusat. Tindakan polisi ini sebagai upaya memburu pelaku, bukan untuk menduduki YLBHI."Jadi polisi bukan menduduki YLBHI," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto kepada wartawan di kantornya, Jumat (30/3).Menurut Djoko, aparat keamanan bisa saja memeriksa gedung apabila ada sesuatu yang harus dicurigai. Jadi kata Djoko, pelaku yang membakar mobil resmob polri jangan dilarikan ke arah polisi mengejar YLBHI. "Jadi kalau mengejar maling sampai istana, ya dikejar sampai istana," ujarnya.Dalam bentrokan itu enam orang mahasiswa dan seorang satpam kampus terluka terkena serpihan gas air mata polisi. Djoko memastikan tidak ada polisi yang memakai peluru tajam saat mengamankan demo."Kepolisian kan ada juga intelijen, reserse, tapi tidak ada yang dibekali peluru tajam," tandasnya.

Rekomendasi