Kondisi mahasiswa IPB Sahri Maida membaik

Mahasiswa IPB ini sudah bisa berkomunikasi walau kelopak matanya belum bisa dibuka. Keluarga pun bersyukur.

Arbi Sumandoyo
Oleh Arbi Sumandoyo - Reporter
Kondisi mahasiswa IPB Sahri Maida membaik
merdeka.com/arbi sumandoyo

Kondisi korban kecelakaan Avanza Sahri Maida berangsur membaik. Mahasiswa IPB ini sudah bisa berkomunikasi walau kelopak matanya belum bisa dibuka. Menurut keterangan sang ayah, Sahri mulai sadar tengah hari tadi."Ayah, jangan tinggalkan Sahri ya, sebelum Sahri sembuh," ujar Sapnir Rasyid Sinaga menirukan perkataan anaknya di RS Family Medika Center, Bogor, Senin (26/3).Sapnir pun berencana akan memindahkan anaknya ke rumah sakit rujukan PTPN VII Bandung jika memang kondisi Sahri sudah mulai membaik. Sapri menambahkan hal tersebut ia lakukan sebagai antisipasi untuk menekan biaya rumah sakit "Saya kan pegawai PTPN V Pekanbaru, rencananya kalau memungkinkan Sahri akan saya pindahkan ke rumah sakit rujukan kantor saya di RS PTPN VII Bandung. Takut keberatan, takutnya biaya menjadi membengkak, kalau di rumah sakit rujukan kantor itu ditanggung semua," tambahnya.Sebelumnya Sahri Maida harus menjalani operasi di bagian kepalanya akibat benturan dalam kecelakaan. Avanza yang berisi delapan mahasiswa IPB itu menabrak Truk Nissan Tronton nomor polisi B-9029-PQA, Minggu (26/3).Sahri dinyatakan koma oleh pihak rumah sakit Family Medical Center Bogor akibat benturan di bagian kepala saat terjadinya tabrakan. Sampai saat ini, Sahri bersama satu orang temannya masih mendapatkan perawatan di ruang HCU rumah sakit tersebut. Sedangkan kedua temannya Widya dan lauren masing-masing masih mendapatkan perawatan di ruang topas dan VIP lantai 2.

Rekomendasi