Nurul Arifin: Lahan hijau UI jangan dikomersilkan

Ditakutkan, proyek ini akan menghilangkan citra kampus UI yang terkenal asri dan hijau.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Nurul Arifin: Lahan hijau UI jangan dikomersilkan
Driving range di kampus UI. merdeka.com/Pramirvan

Sebagian hutan kota di lingkungan kampus Universitas Indonesia (UI) segera berubah menjadi sport center bertaraf internasional. Kawasan yang disebut dengan Integrated Faculty Club UI dilengkapi berbagai fasilitas mewah salah satunya arena untuk pegolf amatir atau yang biasa disebut driving range . Nurul Qomaril Arifin yang merupakan alumni Fakultas FISIP UI mengaku belum pernah mendengar langsung soal proyek tersebut. Meski demikian, dia berharap proyek yang mengorbankan hutan di lingkungan UI itu tidak dijadikan lahan komersil."Kalau saya belum tahu pasti soal proyek itu. Tapi kalau benar proyek itu sampai menyiapkan sarana untuk arena golf buat saya terlalu berlebihan," kata Nurul saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (23/3).Wanita yang saat ini sudah menjadi politisi Partai Golkar itu menambahkan, selama ini bekas kampusnya itu sudah melekat dengan predikat kampus hijau yang asri dan sejuk. Dengan pembangunan seperti, Nurul takut roh dan wujud kampus kuning ini tidak lagi seperti dulu."Lihat saja kampus-kampus di luar negeri kan terintegrasi dengan lingkungan. Lihat itu seperti UGM juga di mana pihak kampus menyediakan sepeda untuk menghindari masuknya kendaraan roda empat. Harusnya UI bisa belajar dari situ," tambahnya.Nurul menambahkan, sebenarnya pembangunan arena olah raga itu positif jika konsep yang ditekankan dari awal adalah pembangunan green building. Namun, Nurul tak yakin pembangunan seperti ini akan berhenti ditahap itu saja."Pasti ke depan akan ada pembangunan parkir, food court. Jadi tidak berhenti sampai saat itu saja. Dan kalau hanya komersil yang dikejar tentu saya tidak setuju, karena kesan UI yang identik dengan kampus alami dengan hutan yang luas," tandasnya.Dari data yang diperoleh merdeka.com, Jumat (23/3), Integrated Faculty Club UI akan terdiri dari enam bagian. Salah satu bagiannya dikhususkan untuk pusat olah raga dimana di dalamnya terdapat arena golf dan klub golf.Direktorat Pengembangan Aset dan Ventura Universitas Indonesia (UI) pada medio Agustus 2009 lalu telah mengeluarkan sayembara terkait pembangunan Integrated Faculty Club UI itu. Dari sayembara tersebut, Integrated Faculty Club UI nantinya akan dibagi menjadi enam program ruang, yakni.A. Faculty Meeting Room, terdiri dari

B. Quick faculty Health Services

C. Sport Center

    1. Golf driving range (30 slot)

    2. Golf club & shop

    3. Kolam renang (Olympic Size)

    4. Lapangan futsal

    5. Lapangan tenis

    6. Flying Fox SportD. Retail & Cafe

    1. Toko buku

    2. Toko suvenir

    3. Minimart

    4. Cafe (indoor & outdoor/terrace)

    5. Internet

    6. Fastfood

    7. Ruang Menyusui (Nursing Area)

    8. Ruang Merokok (Smoking Area)E. Kantor

    1. Pengelola

    2. Bank

    3. Koperasi

    4. MushollaF. Automotive Station & Services

    1. Servis kendaraan (mobil dan motor), uji emisi, cuci, dan salon mobil.

    2. Parkir (mobil, motor, sepeda) tidak diletakkan di depan bangunan utama

    3. Fasilitas pendukung lainnya.Untuk membangun fasilitas mewah seperti arena dan klub golf tersebut, UI pun terpaksa membabat hutan hijau di lingkungan kampus. Namun Humas UI Devi Rahmawati, menegaskan penebangan itu bukanlah tindakan tanpa konsep dan sengaja dilakukan untuk kepentingan kampus semata-mata. Dia juga menegaskan, meski dilakukan penebangan hutan, pihak kampus akan menggantikan pohon-pohon itu dengan yang baru. Menurutnya, dana proyek ini hasil patungan dari pemerintah, industri dan pihak kampus UI sendiri.

Rekomendasi