Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara bersama rombongan dijadwalkan bertolak menuju Beijing, China pada pukul 10.00 pagi ini. Keberangkatan Presiden ini dalam rangka kunjungan kenegaraan dan dilanjutkan kunjungan kerja ke Hongkong pada Sabtu (24/3) sampai Minggu (25/3)."Keberangkatan Presiden ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) adalah untuk memenuhi undangan dari Presiden RRT Hu Jintao dan PM Wen Jiabao. Dalam kunjungan kenegaraan, Presiden juga akan bertemu dengan pimpinan parlemen RRT di sana," ungkap Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Lanud Halim Perdana Kusuma, Kamis (22/3).Di Beijing, Presiden akan mengawali pertemuan bilateral dengan kedua pemimpin negara tersebut, sekaligus menyaksikan penandatanganan beberapa Nota Kesepahaman, antara lain MoU on Maritime Cooperation, MoU on Cooperation in Narcotic Drugs, Psychoptropic Substances and Precursor Chemical Control, MoU Concerning Archieves Cooperation, dan MoU on Exchange of External Merchandise Trade Statistical Data."Di samping tentunya para CEO dan pengusaha terkemuka di Republik Rakyat Tiongkok yang mungkin akan investasi di Indonesia. Tentunya, ini misi untuk kepentingan negara atau nasional interest," lanjut Julian.Setelah itu, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Seoul, Korea Selatan, untuk mengikuti KTT Keamanan Nuklir Kedua (Second Nuclear Security Summit) pada Senin (26/3) dan melakukan kunjungan kenegaraan. Di negeri ginseng tersebut, Presiden dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air pada Kamis (29/3).Ibu Ani sebelumnya sempat dikhawatirkan tidak bisa mengikuti kegiatan ini lantaran sebelumnya dirawat di RSPAD untuk pengangkatan kantung empedu. Namun setelah dokter kepresidenan menyatakan kondisi kesehatan Ibu Ani sudah baik, akhirnya Ibu Ani diizinkan mendampingi Presiden.
SBY dan Ibu Ani bertolak ke Beijing
Keberangkatan Presiden ini dalam rangka kunjungan kenegaraan dan dilanjutkan kunjungan kerja ke Hongkong.
Rekomendasi