Sebagai ekonom generasi pertama di Indonesia, mendiang Prof Widjojo Nitisastro adalah perancang pembangunan andal berkelas dunia yang pemikirannya mewarnai kebijakan ekonomi Indonesia.Demikian kesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Widjojo usai melayat jenazah di Ruang Serbaguna Gedung Bapennas, Jakarta, Jumat (9/3).Presiden yang didampingi Ibu Negara mengatakan, mantan Ketua Bappenas merangkap menteri ekonomi dan Industri selama dua periode itu memiliki peran dan jasa bagi pembangunan Indonesia. "Kita kembali kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Beliau berperan dan berjasa bagi pembangunan bangsa," ujarnya.Menurut SBY, Prof Widjojo telah meletakkan dasar-dasar tentang ekonomi yang bukan hanya memacu pertumbuhan tinggi tetapi juga pemerataan. Banyak sumbangan pemikiran yang diberikan untuk mengatasi berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh Indonesia pada era 1960-1970an dengan pemikiran, kebijakan, dan strategi yang lebih tepat sehingga kondisi ekonomi Indonesia berkembang semakin baik."Itu semua tidak lepas dari pemikiran, kerja keras, dan jasa dari Bapak Prof Widjojo Nitisastro," imbuh SBY.Widjojo meninggal dunia pada usia 84 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada Jumat pukul 02.30 WIB. Jenazah Widjojo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Jumat pukul 15.30 WIB dengan upacara kenegaran yang dipimpin oleh Wakil Presiden Boediono.
Prof Widjojo di mata Presiden SBY
Presiden SBY bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah Prof Widjojo yang disemayamkan di gedung Bappenas.
Advertisement
Rekomendasi