Rayakan Tahun Baru, 1.000 polisi zikir bersama di Masjid Al Markaz
Merdeka.com - Sekitar 1.000 personel Polrestabes Makassar dan TNI akan melakukan zikir bersama di Masjid Al Markaz, Makassar, menyambut pergantian tahun. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, mengajak warga ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu.
"Kami imbau kepada warga Makassar untuk tidak begitu eforia berlebihan menyambut Tahun Baru. Bagi yang memilih keluar rumah hendaklah saling menjaga, hormati hak-hak orang lain seperti di jalan. Dan bagi yang memilih tidak keluar jalan, isilah dengan kegiatan-kegiatan positif misalnya zikir di rumah. Dan bisa ke Masjid Al Markaz Al Islami untuk berzikir dan doa bersama demi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang," jelas Endi Sutendi di sela-sela kegiatan release akhir tahunnya di Mapolrestabes Makassar, Sabtu, (31/12).
Bagi warga yang merayakan pergantian tahun diminta bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Makassar sebagaimana Malam Natal 25 Desember yang berlalu dengan baik, aman dan lancar.
"Kita berharap masyarakat berperan aktif menjaga Kota Makassar. Segera laporkan jika melihat, mengetahui adanya potensi-potensi yang bisa merusak keamanan, ketertiban dan kenyamanan kota misalnya yang terkait ancaman teroris. Jika ada orang asing mencurigakan, segera dilaporkan," jelasnya.
Ditambahkan dia, kawasan lepas pantai Losari menjadi salah satu titik keramaian perayaan Tahun Baru. Diperkirakan 20 ribu warga Kota Makassar akan merayakan malam pergantian Tahun Baru bersama keluarga di sana dan 300 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan lokasi.
"Kira-kira ada 20 ribu-an warga nanti tumpah di anjungan pantai Losari. Demi tertib dan amannya situasi di sana, kita juga melakukan langkah antisipatif dengan menggiatkan patroli. Juga ada tim khusus dari satuan Reskrim untuk mengantisipasi kejahatan-kejahatan konvensional seperti jambret dan lain-lain," urai Endi Sutendi.
Diungkapnya, hingga sore ini belum ada laporan masuk jika Pemkot Makassar akan menggelar pesta petasan di anjungan. Jadi kemungkinan, warga sendiri yang meramaikannya dengan petasan. Tetapi tetap ada panggung-panggung hiburan.
Untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di anjungan Pantai Losari, kata Endi, dilakukan rekayasa lalu lintas. Arus lalu lintas menuju anjungan itu di balik arahnya. Rencananya pukul 16.00 Wita, khusus jalan-jalan yang mengakses ke anjungan Pantai Losari sudah ditutup karena akan berkumpul banyak manusia di sana. Lokasi parkir sudah ditempatkan jauh dari anjungan Pantai Losari itu
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya