Ratusan Mahasiswa Duduk Bersama Pimpinan DPRD Solo, Sampaikan Tuntutan

Koordinator aksi kelompok se-Solo Raya, Ridwan Nur Hidayat mengatakan ada 6 tuntutan dalam aksi tersebut.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ratusan Mahasiswa Duduk Bersama Pimpinan DPRD Solo, Sampaikan Tuntutan
Ratusan Mahasiswa Duduk Bersama Pimpinan DPRD Solo, Sampaikan Tuntutan (Merdeka.com)

Aksi demonstrasi kembali dilakukan sejumlah elemen mahasiswa perguruan tinggi Solo Raya di depan Gedung DPRD Kota Solo, Senin (1/9) sore. Mereka mengenakan atribut dan jaket kebesaran kampus masing-masing.

Aksi hnjuk rasa bertajuk "Solo Raya Menggugat" dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Massa berdatangan dengan sepeda motor dari arah timur dan barat Jalan Adi Sucipto menuju gedung wakil rakyat, Kelurahan Karangasem, Laweyan. Koordinator aksi kelompok se-Solo Raya, Ridwan Nur Hidayat mengatakan ada 6 tuntutan dalam aksi tersebut.

Yang pertama, mahasiswa meminta seluruh massa aksi yang masih ditahan, agar dibebaskan. Mereka juga meminta Presiden Prabowo bertanggung jawab secara penuh atas tindakan perenggutan hak asasi manusia dan bertanggung jawab memulihkan hak dari pada aktivis, demonstran, dan setiap yang berjuan untuk menyampaikan kebenaran dan perbaikan bangsa.

"Kami meminta Presiden Prabowo Subianto menindak tegas dan sesuai undang-undang para pihak yang melakukan tindakan represif serta memastikan untuk menghapus iklim represif dalam berbangsa dan bernegara," ujar koordinator aksi.

Kemudian mereka juga menuntut hukuman tegas diberikan kepada aparat yang menginzinkan penggunaan sentara, kendaraan rantis dan gas air mata sebagai bagian dari tindakan pengamanan terhadap berjalannya aksi dan penyampaian aspirasi masyarakat.

"Menuntut adanya evaluasi dan reformasi lembaga kepolisian. Dan terakhir menuntut DPR untuk membatalkan perumusan aturan yang bermasalah dan berpotensi mengancam hak warga negara Indonesia dalam berdemokrasi, seperti RUU Polri, RUU penyiaran, dan RUU KUHAP," ungkapnya.

Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo dan sejumlah anggota dewan, Kapolresta Surakarta AKBP Catur Cahyono dan Dandim 0735 Surakarta, Letkol Inf Fictor J. Situmorang menyempatkan diri menemui para demontran. Kepada para demonstran, Budi maupun Kapolresta mencoba menjawab tuntutan para mahasiswa.

"Tentu saja kita akan menyuarakan dan memperjuangkan tuntutan teman-teman mahasiswa kepada teman-teman DPR. Berkaitan dengan kebijakan yang ada di Kota Solo, akan kami perjuangankan," pungkas Budi.

Rekomendasi