Rambut Gimbal Nenek Sukiyah Jadi Sarang Kecoa dan Tikus Bikin Relawan Merinding

Senin, 27 Januari 2020 23:19 Reporter : Ya'cob Billiocta
Rambut Gimbal Nenek Sukiyah Jadi Sarang Kecoa dan Tikus Bikin Relawan Merinding Relawan Ardian Kurniawan Santoso dan nenek Sukiyah. Antara

Merdeka.com - Relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Ardian Kurniawan Santoso menceritakan pengalamannya mengurus Nenek Sukiyah. Dia mengaku merinding saat melihat dan memotong rambut gimbal sang nenek yang menjadi sarang kecoa serta tikus.

"Rambutnya alot. Bulu kuduk saya merinding semua saat memotongnya. Saya sampai keringetan," ucap Ardian Kurniawan Santoso, Senin (27/1).

Sukiyah atau akrab dipanggil Mbah Iyah, mengalami buta dengan masalah kejiwaan. Dia tinggal seorang diri di Desa Polobugo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

©2020 Merdeka.com

1 dari 3 halaman

Selama 27 tahun, Sukiyah tinggal seorang diri di rumah berukuran 3x6 meter dan bertahan hidup dengan bantuan makanan dari beberapa tetangga. Karena hal-hal tersebut, dia tidak mengurus diri dan bahkan rambutnya dibiarkan tumbuh hingga 1,5 meter gimbal.

Karena tidak pernah dibersihkan, rambutnya menjadi sarang berbagai hewan termasuk ulat dan tikus.

2 dari 3 halaman

Relawan yang prihatin ketika menemui Sukiyah akhirnya membujuk dia untuk memotong rambutnya yang menghabiskan waktu sekitar 20 menit.

Tidak hanya berhenti sampai di situ, Ardian dan relawan lain membersihkan dan memberi bantuan kepada Sukiyah dalam bentuk kursi roda dan diantar ke panti sosial untuk menjalani perawatan selama 3 bulan.

3 dari 3 halaman

Mereka juga membersihkan rumah nenek itu hingga siap dan lebih layak untuk ditinggali.

"Bagaimana bisa kita membiarkan seorang manusia dalam keadaan seperti itu. Kita semua harus memanusiakan manusia apapun keadaannya. Ia berhak mendapatkan perlakuan yang baik dan manusiawi," kata pria yang sudah menjadi relawan ACT sejak tahun 2017. [cob]

Baca juga:
Rambut Gimbal Wanita di Semarang Ini Jadi Sarang Kecoa dan Tikus
Anies Klaim Kemiskinan di Jakarta Menurun
Angka Ketimpangan Sosial DKI Jakarta Turun
Bantu Siswa Miskin, Malaysia Luncurkan Program Makan Gratis di Sekolah
Warga Priok 'Kepung' Kantor Menkumham Yasonna Laoly
Pascalongsor & Banjir, Mensos Prediksi Angka Kemiskinan di Kabupaten Bogor Meningkat

Topik berita Terkait:
  1. Semarang
  2. Kemiskinan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini