Pupuk Kompos Pak Bhabin, sebuah inovasi unggulan dari program pemberdayaan masyarakat binaan Polres Serang, Provinsi Banten, berhasil mencuri perhatian nasional. Produk ini sukses dipamerkan dalam ajang agribisnis bergengsi Agrinex 2025 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran tersebut diselenggarakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 6 hingga 8 November 2025, menjadi platform penting bagi inovasi lokal.
Kehadiran pupuk inovatif ini menandai pengakuan signifikan terhadap potensi produk lokal di kancah nasional dan kemampuan bersaingnya. Muhammad Ikhsan, yang menjabat sebagai Kepala Desa Tegal Maja sekaligus tim pengelola pupuk, menyatakan bahwa pameran ini menjadi bukti nyata. Inovasi dari Serang ini mampu bersaing ketat dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak terkait agribisnis.
Pengunjung pameran, termasuk pelaku usaha agribisnis, akademisi, dan masyarakat umum, menunjukkan minat besar terhadap produk Pupuk Kompos Pak Bhabin. Antusiasme ini menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diinisiasi oleh kepolisian membuahkan hasil konkret dan relevan. Program ini diharapkan dapat terus berkembang pesat serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas.
Advertisement
Advertisement
Inovasi Unggulan Pupuk Kompos Pak Bhabin di Agrinex 2025
Dalam pameran Agrinex 2025 yang prestisius, tim pengelola Pupuk Kompos Pak Bhabin memperkenalkan tiga produk unggulan mereka kepada khalayak luas. Produk-produk tersebut meliputi Pupuk Pak Bhabin dalam kemasan 10 kilogram, varian pupuk padat, serta yang paling menonjol, pupuk komposlite premium. Fokus utama inovasi dan daya tarik terbesar selama pameran memang terletak pada pupuk komposlite premium yang banyak diminati pengunjung.
Pupuk komposlite premium ini dikembangkan melalui proses fermentasi khusus yang cermat dan terkontrol. Produk ini memiliki komposisi unik berupa campuran antara kompos organik dan perlite, sebuah bahan mineral vulkanik. Kombinasi inovatif ini dirancang secara spesifik untuk mengoptimalkan kondisi tanah di Indonesia, yang seringkali memiliki karakteristik unik.
"Kombinasi ini dirancang khusus untuk kondisi tanah Indonesia, mampu meningkatkan daya serap air dan memperbaiki struktur tanah agar hasil panen lebih optimal," jelas Muhammad Ikhsan, menyoroti keunggulan teknis produk tersebut. Keunggulan ini menjadikan pupuk komposlite premium sangat efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Hal ini membantu para petani mencapai hasil panen yang lebih melimpah dan berkualitas tinggi.
Advertisement
Selain inovasi pada komposisi bahan, tim pengelola juga melakukan inovasi signifikan pada kemasan produk. Mereka menghadirkan kemasan praktis berbentuk pouch 1 kilogram yang berhasil menarik minat pelaku usaha tanaman hias. Para pegiat urban farming juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kemasan ini, karena sangat cocok untuk kebutuhan skala kecil dan penggunaan di perkotaan.
Advertisement
Peran Aktif Polri dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi Lokal
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, yang merupakan inisiator utama program pemberdayaan ini, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa Pupuk Kompos Pak Bhabin. Beliau secara tegas menekankan bahwa inovasi ini adalah bukti nyata peran Polri. Kepolisian dapat berperan aktif sebagai mitra strategis masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan.
Program pemberdayaan masyarakat seperti Pupuk Kompos Pak Bhabin ini diharapkan dapat terus berinovasi dan berkembang secara berkelanjutan di masa mendatang. "Program pemberdayaan seperti pupuk kompos Pak Bhabin ini kami harapkan dapat terus berinovasi," kata AKBP Condro Sasongko. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program ketahanan pangan nasional yang lebih luas, mendukung stabilitas dan ketersediaan pangan.
Keberhasilan program ini tidak hanya terbatas pada inovasi produk, tetapi juga terbukti mampu menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan. Dampak positif ini sangat terasa bagi perekonomian desa Tegal Maja dan wilayah sekitarnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan ekonomi berbasis komunitas.
Advertisement
Selain produk pupuk yang inovatif, Polres Serang juga memamerkan berbagai inovasi lain di stan Mabes Polri selama Agrinex 2025. Mereka menampilkan kerajinan tangan berbahan limbah kertas yang kreatif dari Desa Tegal Maja. Produk kerajinan ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama yang erat dengan PT Indah Kiat Pulp dan Paper, menunjukkan diversifikasi inovasi dan kemitraan strategis.
Sumber: AntaraNews