Pungli PTSL Rp466 Juta, Kades di Kabupaten Bekasi Ditahan Kejaksaan

Rabu, 3 Agustus 2022 13:01 Reporter : Adi Nugroho
Pungli PTSL Rp466 Juta, Kades di Kabupaten Bekasi Ditahan Kejaksaan Kades di Kabupaten Bekasi Ditahan karena Pungli. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Desa Lambangsari berinisial PH ditahan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi karena diduga menyalahgunakan kekuasaan pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021.

PH ditahan pada Selasa (2/8) sekira pukul 17.30 WIB usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

“Penahanan terhadap tersangka PH selaku kepala Desa Lambangsari dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kekuasaan atas permintaan sejumlah uang dalam penyelenggaraan PTSL tahun 2021,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas, Rabu (3/8).

Dia mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang keberatan dengan permintaan sejumlah uang pada Program PTSL di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.

"Desa Lambangsari sebagai salah satu desa yang mendapatkan program PTSL oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi pada tahun 2021," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Ricky menjelaskan, PH diduga melakukan pungutan liar dengan cara memerintahkan kepada jajarannya agar meminta uang kepada warga yang ingin mengikuti Program PTSL. Jumlah uang yang diminta dari setiap pemohon program ini sebesar Rp400 ribu.

“Untuk penyelenggaraan PTSL ini, Kades Lambangsari mengadakan rapat bersama dengan perangkat desa, pada pokoknya dalam keputusan rapat tersebut kepala Desa Lambangsari memerintahkan kepada sekdes, kasi pemerintahan, kadus, ketua RW, dan ketua RT untuk meminta uang kepada warga yang mau mengikuti program PTSL agar membayar sebesar Rp400 ribu untuk tiap sertifikat,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikan, pada kasus ini PH mengumpulkan uang sebesar Rp466 juta dari 1.165 pemohon sertifikat yang berada di tiga dusun. Namun pihak kejaksaan menduga masih ada permintaan uang dengan jumlah besar dari pemohon perusahaan.

“Terkumpul total uang hasil pungutan PTSL sebesar Rp466 juta. Ada dugaan masih ada permintaan uang dengan jumlah yang lebih besar terkait penyalahgunaan permohonan PTSL dari pemohon badan hukum atau perusahaan,” katanya. [ray]

Baca juga:
Diduga Lakukan Pungli, Kalapas Parepare dan Takalar Dinonaktifkan Kemenkum HAM
Menteri ATR ke Anak Buah: Tidak Ada Ampun untuk Pungli, Saya Proses dan Pecat
Polisi Usut Video Viral Polantas Pungli Sopir Truk Diduga di Gerbang Tol Semanggi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini