Puluhan personel gabungan dari berbagai instansi pemerintah dikerahkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Kesiapan ini dilakukan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang semakin dekat. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan nyaman.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menyatakan bahwa lebih dari 40 personel gabungan bersiaga dengan sistem sif dan jam kerja berbeda. Mereka bertugas di tiga posko terpadu yang telah disiapkan. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pengamanan bagi para penumpang.
Pengamanan terpadu ini melibatkan aparat kepolisian, TNI, serta berbagai instansi pendukung lainnya. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan informasi, membantu penumpang, dan mengawasi keamanan di area terminal. Ini menjadi salah satu titik keberangkatan utama bagi pemudik di Jakarta Timur.
Advertisement
Advertisement
Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan melibatkan sinergi kuat dari berbagai pihak. Aparat kepolisian dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur, hingga Polsek Ciracas turut serta. Kehadiran personel Kepolisian ini bertugas melakukan patroli, pengawasan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama masa arus mudik.
Selain Kepolisian, unsur TNI juga aktif terlibat dalam pengamanan ini. Personel berasal dari Kodim Jakarta Timur serta Koramil Pasar Rebo yang turut membantu menjaga situasi keamanan di kawasan terminal. Selain itu, dibantu juga dari PKU Batalyon 201, memastikan situasi tetap kondusif selama periode sibuk ini.
Instansi pendukung lainnya seperti petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran, Pramuka hingga organisasi masyarakat juga bersiaga. Mereka siap membantu pelayanan penumpang serta mengantisipasi kondisi darurat. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen untuk kelancaran mudik.
Advertisement
Advertisement
Jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan terus menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Lebaran 2026. Pada 11 Maret tercatat sebanyak 587 penumpang berangkat menggunakan 68 bus. Kemudian pada 12 Maret jumlahnya meningkat menjadi 700 penumpang dengan 81 bus.
Lonjakan signifikan mulai terlihat pada 13 Maret dengan 1.694 penumpang yang diberangkatkan menggunakan 147 bus. Sementara pada 14 Maret, jumlah penumpang kembali meningkat menjadi 2.303 orang dengan 154 bus yang beroperasi. Pada hari ini, hingga siang hari, jumlah penumpang yang tercatat sudah mencapai sekitar 2.200 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam.
Mengantisipasi lonjakan ini, pihak Terminal Kampung Rambutan memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan lancar. Ini termasuk pengaturan keberangkatan bus serta kenyamanan penumpang di area terminal. Revi juga mengimbau para pemudik untuk datang lebih awal sebelum waktu keberangkatan serta memastikan tiket perjalanan sudah tersedia agar proses keberangkatan dapat berjalan lebih tertib di tengah meningkatnya Arus Mudik Lebaran tahun ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews