PSSI Tunjuk Jawa Timur Tuan Rumah Piala AFF U17 2026, Kaltim Batal karena Kendala Fasilitas

PSSI resmi menetapkan Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 setelah Kalimantan Timur batal karena masalah fasilitas stadion yang belum memenuhi standar internasional. Simak detail alasan pembatalan dan lokasi pertandingan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PSSI Tunjuk Jawa Timur Tuan Rumah Piala AFF U17 2026, Kaltim Batal karena Kendala Fasilitas
PSSI resmi menetapkan Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 setelah Kalimantan Timur batal karena masalah fasilitas stadion yang belum memenuhi standar internasional. Simak detail alasan pembatalan dan lokasi pertandingan. (AntaraNews)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah perhelatan akbar Piala AFF U17 2026. Keputusan ini diambil menyusul pembatalan Kalimantan Timur (Kaltim) yang sebelumnya direncanakan menjadi lokasi penyelenggaraan. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026, dengan proses pengundian grup yang akan segera dilaksanakan pada 6 Maret mendatang.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa pertandingan akan dipusatkan di dua stadion utama di Jawa Timur. Stadion Gelora Joko Samudera di Gresik dan Stadion Gelora Delta di Sidoarjo akan menjadi saksi bisu perjuangan tim-tim muda terbaik se-ASEAN. Penunjukan ini menjadi angin segar bagi pecinta sepak bola di Jawa Timur untuk dapat menyaksikan langsung talenta-talenta muda berlaga.

Pergantian lokasi tuan rumah ini didasari oleh belum siapnya fasilitas stadion di Kalimantan Timur yang tidak memenuhi standar internasional. Kendala utama yang menjadi sorotan adalah sistem pencahayaan stadion yang belum sesuai ketentuan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). PSSI berkomitmen untuk menyelenggarakan turnamen dengan kualitas terbaik, sehingga pemilihan lokasi yang memenuhi standar menjadi prioritas utama.

Alasan Pembatalan Kalimantan Timur sebagai Tuan Rumah Piala AFF U17 2026

Pembatalan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 disebabkan oleh fasilitas stadion yang belum memenuhi standar internasional. Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi, kendala utama terletak pada sistem pencahayaan di beberapa stadion.

Secara spesifik, Stadion Segiri di Samarinda memiliki daya lampu sekitar 900 lux, jauh di bawah standar minimum 1.200 lux yang ditetapkan untuk pertandingan internasional AFF. Proses peningkatan kapasitas lampu ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara itu, PSSI harus bergerak cepat untuk memberikan kepastian lokasi kepada AFC mengingat jadwal turnamen yang semakin dekat.

Meskipun Stadion Batakan di Balikpapan dinilai sudah sangat baik secara teknis, Stadion Palaran masih memerlukan perbaikan signifikan, terutama pada area ujung lapangan. Keterbatasan waktu untuk melakukan pembenahan sesuai standar internasional menjadi faktor krusial dalam keputusan PSSI ini.

Jawa Timur Siap Gelar Laga di Dua Stadion Utama

Dengan ditunjuknya Jawa Timur, PSSI telah menetapkan dua stadion utama yang akan menjadi pusat pertandingan Piala AFF U17 2026. Kedua stadion tersebut adalah Stadion Gelora Joko Samudera di Gresik dan Stadion Gelora Delta di Sidoarjo.

Pemilihan kedua stadion ini didasarkan pada kesiapan fasilitas yang dinilai telah memenuhi standar yang dibutuhkan untuk menggelar turnamen internasional. Kesiapan infrastruktur dan dukungan dari pemerintah daerah setempat menjadi pertimbangan penting.

PSSI berharap dengan pemusatan pertandingan di dua lokasi ini, penyelenggaraan Piala AFF U17 2026 dapat berjalan lancar dan sukses. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat Jawa Timur untuk merasakan atmosfer kompetisi sepak bola tingkat ASEAN secara langsung.

Peluang Kalimantan Timur untuk Event Internasional Lain

Meskipun batal menjadi tuan rumah Piala AFF U17 2026, PSSI menegaskan bahwa kesempatan Kalimantan Timur untuk menggelar ajang internasional belum tertutup sepenuhnya. Wilayah ini masih diproyeksikan untuk menjadi tuan rumah berbagai event sepak bola di masa mendatang.

Beberapa agenda yang sedang dipertimbangkan untuk Kaltim antara lain Kualifikasi Piala AFC, laga uji coba Timnas U19 pada September mendatang, serta turnamen persahabatan Piala Kemerdekaan. PSSI juga mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Samarinda untuk segera membenahi fasilitas olahraga agar Stadion Batakan, Stadion Segiri, dan Stadion Palaran dapat memenuhi standar FIFA.

Selain itu, Timnas U17 dan U19 dijadwalkan akan menjalani Pemusatan Latihan (Training Center) di Ibu Kota Nusantara (IKN). IKN telah dilengkapi dengan tiga lapangan latihan standar internasional, baik dengan rumput alami maupun sintetis yang mumpuni. Langkah PSSI membawa pertandingan Timnas ke berbagai daerah menunjukkan komitmen untuk mendekatkan skuad Garuda kepada masyarakat luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi