Profil Lengkap Juwono Sudarsono, Jejak Karier Politik dan Diplomasi di Posisi Strategis
Simak profil Juwono Sudarsono, sosok penting dalam pemerintahan Indonesia dengan berbagai jabatan strategis.
Juwono Sudarsono, lahir pada 5 Maret 1942, adalah seorang tokoh penting dalam pemerintahan Indonesia. Ia dikenal sebagai Menteri Pertahanan pertama dari kalangan sipil dan memiliki karier yang cemerlang di berbagai posisi strategis. Juwono meninggal dunia pada 28 Maret 2026 di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait.Juwono, yang juga merupakan Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Indonesia, meninggal dunia pada Sabtu siang pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.
"Pemakaman dijadwalkan pada Minggu (29/3) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan," ungkap Ricardo.
Semasa hidup, karier Juwono di pemerintahan dimulai sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada periode 1995 hingga 1998. Jabatan ini menjadi pijakan awalnya untuk memasuki dunia politik dan birokrasi. Selama masa pemerintahannya, ia berhasil meraih kepercayaan sebagai menteri di beberapa kabinet.
Juwono Sudarsono menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup dalam Kabinet Pembangunan VII pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Ia mengemban tugas ini dari tahun 1997 hingga 1998, sebelum melanjutkan kariernya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di bawah Presiden B.J. Habibie dari Mei 1998 hingga Oktober 1999.
Jabatan Strategis dalam Pemerintahan
Setelah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Juwono Sudarsono dipercaya sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden Abdurrahman Wahid dari Oktober 1999 hingga Agustus 2000.
Ia menjadi Menteri Pertahanan pertama yang berasal dari kalangan sipil setelah 40 tahun jabatan tersebut dipegang oleh militer.
Pada masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri, Juwono diangkat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Inggris dari 12 Juni 2003 hingga Oktober 2004. Ia juga memiliki akreditasi untuk Republik Irlandia sejak tahun 1984.
Setelah menjabat sebagai Duta Besar, Juwono kembali dipercaya sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia dilantik pada 21 Oktober 2004 dan menjabat hingga 22 Oktober 2009.
Peninggalan dan Warisan
Juwono Sudarsono dikenal sebagai sosok yang berkontribusi besar dalam pengembangan kebijakan pertahanan dan pendidikan di Indonesia. Sebagai seorang akademisi dan diplomat, ia meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah pemerintahan Indonesia.
Kepergiannya pada 28 Maret 2026 meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Pemakaman dijadwalkan pada 29 Maret di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Juwono Sudarsono akan dikenang sebagai salah satu tokoh penting yang telah mengabdi untuk bangsa.