Seorang warga inisial AP (36) terkena peluru nyasar saat memandikan anak di teras rumahnya di Perumahan Citra Hertasning Inn, Jalan Aroepala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Polisi menyebut AP terkena proyektil dari senapan angin.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Ajun Komisaris Besar Devi Sujana mengaku telah melakukan pemeriksaan proyektil yang mengenai AP saat memandikan anaknya di teras rumahnya. Dia menyebut proyektil yang mengenai AP berasal dari senapan angin.
"Proyektilnya senapan angin. Diduga tembakan berasal dari arah kebun," ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Selasa (24/6).
Dia menduga proyektil senapan angin tersebut digunakan oleh warga yang berburu burung. Apalagi, di dekat perumahan milik korban, banyak warga yang berburu burung Bangau.
"Di sana memang banyak orang berburu burung bangau. Kami juga sudah melakukan olah TKP kemarin," kata dia.
Korban Dirawat di RS
Meski demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan untuk mengungkap kasus, termasuk memeriksa korban. Devi menyebut saat ini AP masih dalam proses perawatan di rumah sakit.
"Kita akan mintai keterangan terkait kejadian yang terjadi. Saat ini korban masih dalam perawatan," ucapnya.
Sebelumnya, seorang pria berinisial AP (36) mengalami luka di bagian leher setelah diduga terkena peluru nyasar saat memandikan anaknya di teras rumah, Sabtu (21/6). Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.