Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo memimpin kegiatan "topping off" SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Acara ini menandai selesainya struktur utama bangunan sekolah unggulan yang digagas oleh Polri. Wakapolri menegaskan pentingnya penyelesaian tepat waktu untuk operasional penuh pada Mei 2026.
Pembangunan sekolah ini bertujuan untuk menyediakan layanan pendidikan berkualitas tinggi bagi generasi muda di Indonesia. Harapannya adalah mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Sekolah ini telah menarik minat besar dengan 120 siswa angkatan pertama yang lolos seleksi ketat dari 11.000 pendaftar. Animo tinggi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap visi pendidikan berintegritas yang ditawarkan oleh SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Advertisement
Advertisement
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyatakan harapannya agar seluruh fasilitas SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat rampung sesuai jadwal. Target operasional penuh sekolah ini ditetapkan pada Mei 2026. Penyelesaian tepat waktu sangat krusial untuk menghadirkan layanan pendidikan unggul bagi putra-putri bangsa.
Kegiatan "topping off" yang dipimpin Wakapolri pada Kamis menandai tahap akhir penyelesaian struktur utama bangunan. Pemasangan elemen teratas seperti atap menjadi simbol bahwa konstruksi kerangka telah selesai. Proyek kini memasuki fase penyelesaian pembangunan secara menyeluruh di Gunung Sindur, Bogor.
Meskipun menghadapi hambatan seperti pasokan material dan cuaca, progres fisik SMA Kemala Taruna Bhayangkara hingga 10 November 2025 telah mencapai 18,796 persen. Angka ini melampaui target awal sebesar 18,047 persen. Dengan progres tersebut, Wakapolri optimistis bahwa seluruh fasilitas akan siap mendukung operasional sesuai rencana.
Advertisement
Advertisement
SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah berhasil menarik perhatian publik dengan 120 siswa angkatan pertama. Mereka terpilih melalui proses seleksi yang sangat ketat, diikuti oleh 11.000 pendaftar. Besarnya animo tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sekolah ini.
Tahun ini, Wakapolri menargetkan peningkatan jumlah pendaftar hingga 15.000 orang. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa yang diterima benar-benar merupakan bibit terbaik bangsa. Proses seleksi ketat ini menjamin kualitas input siswa yang akan dididik di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Data pendaftaran per 12 November 2025 menunjukkan 722 calon peserta didik telah mendaftar. Mereka memiliki nilai rata-rata akademik yang tinggi, seperti Matematika 88,5, IPA 88,8, dan Bahasa Inggris 89,3. Rata-rata IQ pendaftar mencapai 130.
Advertisement
Para pendaftar berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua, menunjukkan jangkauan nasional sekolah ini. Tingginya minat ini mengukuhkan posisi SMA KTB sebagai sekolah unggulan yang mengedepankan pembentukan karakter, integritas, dan kompetensi akademik.
Advertisement
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia adalah faktor penentu kemajuan bangsa. Ia menekankan bahwa sumber daya alam yang melimpah tidak akan berarti tanpa manusia yang unggul. Indonesia membutuhkan generasi yang mampu membawa negara melakukan lompatan besar menuju kemajuan.
Sebagai perbandingan global, Wakapolri memaparkan jumlah mahasiswa asing Indonesia di universitas elite dunia masih di bawah 10.000. Angka ini jauh di bawah China yang mengirim hampir 134.000 mahasiswa, India 90.000 mahasiswa, dan Vietnam 30.000 mahasiswa. Data ini menunjukkan urgensi pembangunan sekolah unggulan.
Menurutnya, pembangunan sekolah-sekolah unggulan menjadi prioritas dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sejalan dengan visi untuk menciptakan generasi penerus yang berdaya saing global. SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi model pendidikan berkarakter yang siap melahirkan generasi penggerak Indonesia Emas 2045.
Advertisement
Advertisement
Sebagai sekolah unggulan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diakui secara global. Kurikulum ini membekali siswa dengan standar pembelajaran berkelas dunia. Penekanannya pada karakter, kemampuan analisis kritis, kreativitas, serta kompetensi abad ke-21.
Kurikulum tersebut juga selaras dengan fokus pembentukan 12 karakter kebhayangkaraan yang menjadi fondasi moral sekolah. Ini bertujuan dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak, unggul, dan berdaya saing global. Wakapolri melanjutkan bahwa SMA KTB bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi pusat pembentukan karakter.
Wakapolri mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan sekolah tersebut. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa SMA KTB akan menjadi model pendidikan berkarakter yang siap melahirkan generasi penggerak Indonesia Emas 2045.
Advertisement
Sumber: AntaraNews