Polri Proaktif Koordinasi dengan Polisi Jepang Terkait Buronan Mitsuhiro Taniguchi

Selasa, 7 Juni 2022 05:36 Reporter : Eko Prasetya
Polri Proaktif Koordinasi dengan Polisi Jepang Terkait Buronan Mitsuhiro Taniguchi Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. ©Divisi Humas Mabes Polri

Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) proaktif melakukan koordinasi dengan Kepolisian Jepang dan Imigrasi terkait keberadaan dugaan buronan Mitsuhiro Taniguchi (47) di Indonesia. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan langkah koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kebenaran keberadaan buronan Kepolisian Tokyo terkait kasus penipuan bantuan COVID-19.

"Polri proaktif berkoordinasi dengan Kepolisian Jepang (NPA) dan pihak terkait atau Imigrasi untuk melacak keberadaan yang bersangkutan. Apabila ditemukan akan segera diinfokan ke Slo Kepolisian Jepang untuk ditindaklanjuti secara administrasi," kata Dedi kepada wartawan, di Jakarta.

Menurut Dedi, Mitsuhiro Taniguchi saat ini belum masuk dalam daftar buronan atau red notice Interpol. Meski begitu, Dedi memastikan Polri siap berkoordinasi untuk melacak keberadaan buronan tersebut.

"Terkait Mitsuhiro Taniguchi, buronan Kepolisian Jepang, sampai saat ini belum ada Red Notice terkait tersangka. Langkah proaktif sudah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengecek kepastian perlintasan tersangka masuk atau keluar dari wilayah hukum Indonesia," ujar Dedi.

Sebelumnya, polisi Jepang mengusut kasus dugaan penipuan dana subsidi bagi usaha kecil yang mengalami dampak pandemi COVID-19. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rie Taniguchi (45) mantan istri Mitsuhiro, dan dua anaknya bernama Daiki (22) serta putra keduanya berusia 21 tahun yang namanya belum disebutkan.

Para tersangka diduga diminta Mitsuhiro mengajukan pengembalian pajak atas nama orang yang telah terdaftar di kantor pajak atau memalsukan permohonan. [eko]

Baca juga:
Pernikahan Dua Anak Jenderal, Menantu Kapolda Riau Perwira Muda Polisi
Ingin Lolos jadi Akpol, Ini Hal Penting Perlu Dipersiapkan Saat Seleksi
Tumpas Habis Kejahatan, Kompol Netty Rosdiana Pimpin Pasukan Hingga Dini Hari
Tim Pansel: Anggota Polri harus Nonaktif Bila Terpilih jadi Komisioner Komnas HAM
Siasat Yunus Pikat Perempuan, 2 Orang jadi Korban hingga Dinikahi & Punya Anak

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Polri
  3. Viral Hari Ini
  4. Penipuan
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini