Polresta Ambon Gencarkan Patroli, Fokus Cegah Tawuran Remaja Pasca-Lebaran

Polresta Ambon meningkatkan patroli di titik rawan untuk mencegah maraknya tawuran remaja pasca-Idul Fitri, sekaligus menindaklanjuti evaluasi Operasi Ketupat Salawaku 2026 dan menekan kasus kejahatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polresta Ambon Gencarkan Patroli, Fokus Cegah Tawuran Remaja Pasca-Lebaran
Polresta Ambon meningkatkan patroli di titik rawan untuk mencegah maraknya tawuran remaja pasca-Idul Fitri, sekaligus menindaklanjuti evaluasi Operasi Ketupat Salawaku 2026 dan menekan kasus kejahatan. (AntaraNews)

Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan intensitas patroli di berbagai lokasi rawan di Kota Ambon, Maluku. Upaya ini bertujuan utama untuk mengantisipasi dan mencegah aksi tawuran remaja yang belakangan ini mulai menunjukkan peningkatan pasca-perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Peningkatan patroli ini merupakan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang muncul.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Lease, Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya, menjelaskan bahwa patroli yang digencarkan adalah strategi preventif. Tujuannya adalah menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, terutama setelah momen Lebaran yang seringkali diikuti oleh peningkatan aktivitas sosial. Petugas menyasar area permukiman, taman kota, kawasan belakang kota, hingga tempat kumpul remaja di pinggir jalan.

Langkah ini diambil untuk menekan potensi tawuran serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan warga. Selain itu, peningkatan patroli ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil analisis dan evaluasi (Anev) Operasi Ketupat Salawaku 2026 yang baru saja dilaksanakan.

Patroli rutin yang dilakukan oleh Satuan Samapta Polresta Ambon menyasar berbagai lokasi yang diidentifikasi sebagai titik rawan. Kawasan permukiman, taman kota, dan area berkumpul remaja menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan ini. Petugas berupaya membubarkan kerumunan yang berpotensi memicu konflik.

Dalam salah satu patroli, petugas berhasil menemukan sekelompok remaja yang diduga akan terlibat tawuran. Mereka kedapatan membawa senjata mainan serta benda lain seperti kayu, yang berpotensi digunakan dalam aksi kekerasan. Petugas segera membubarkan kelompok tersebut dan memberikan pembinaan.

Pembinaan yang diberikan meliputi imbauan agar tidak mengulangi perbuatan serupa dan pentingnya menjaga ketertiban umum. Selain itu, personel kepolisian juga aktif menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Tujuannya adalah mendorong peran serta aktif warga dalam mengawasi anak-anak dan anggota keluarga mereka.

Peningkatan patroli ini juga didasarkan pada hasil analisis dan evaluasi (Anev) Operasi Ketupat Salawaku 2026. Anev tersebut digelar di Aula Mapolresta Ambon, menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan operasi berjalan optimal. Sinergi antara seluruh personel dan dukungan lintas instansi berhasil menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama periode Lebaran.

Meskipun demikian, Polresta Ambon mencatat adanya peningkatan pada beberapa kasus menonjol. Salah satunya adalah penemuan mayat di bawah pondasi Jembatan Merah Putih pada 20 Maret 2026. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian dalam menjaga keamanan.

Selain itu, data menunjukkan peningkatan kasus pencurian sebanyak 10 kasus. Kecelakaan lalu lintas juga mengalami kenaikan signifikan, yaitu delapan kasus atau sekitar 53,7 persen dibandingkan tahun 2025. Peningkatan angka kejahatan ini menjadi dasar bagi Polresta Ambon untuk memperketat pengawasan.

Menyikapi peningkatan kasus menonjol, Polresta Ambon memperkuat Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Salah satu fokus utama KRYD adalah penertiban peredaran minuman keras (miras). Miras dinilai menjadi salah satu pemicu utama tindak pidana, khususnya kasus penganiayaan yang sering terjadi di masyarakat.

Kapolresta menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelanggar. Namun, pendekatan persuasif dan humanis tetap akan dikedepankan dalam setiap tindakan. Hal ini untuk memastikan bahwa upaya menjaga kamtibmas dilakukan secara adil dan berimbang.

Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janete S. Luhukay, menambahkan bahwa kepolisian terus mengajak peran aktif masyarakat. Partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan sangat penting untuk menekan potensi tawuran remaja dan kejahatan lainnya. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi di Kota Ambon dapat terus aman dan kondusif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi