Polres Malang Kaji Ketat Izin Pertandingan Arema Persebaya di Kanjuruhan
Polres Malang masih melakukan kajian mendalam terkait penerbitan izin pertandingan Arema Persebaya di Stadion Kanjuruhan, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kelancaran acara.
Kepolisian Resor Malang tengah mengkaji secara cermat izin penyelenggaraan pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. Laga bertajuk "Derbi Jatim" ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa (28/4) mendatang. Proses kajian ini melibatkan berbagai pertimbangan penting demi memastikan kelancaran dan keamanan acara bagi semua pihak yang terlibat.
Kepala Polres Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Taat Resdi, menyatakan bahwa pihaknya berencana berkoordinasi langsung dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur. Konsultasi ini bertujuan untuk membahas lebih lanjut mengenai penerbitan izin pertandingan kedua kesebelasan yang memiliki rivalitas tinggi tersebut. Keputusan final diharapkan dapat diambil setelah melalui asesmen komprehensif.
Pertimbangan utama dalam proses kajian ini mencakup situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Malang. Kepolisian ingin memastikan bahwa pertandingan berisiko tinggi ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan potensi gangguan. Berbagai opsi terkait mekanisme penyelenggaraan masih terus dipertimbangkan secara matang oleh pihak berwenang.
Kajian Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan bahwa aspek kamtibmas menjadi salah satu fokus utama dalam pengambilan keputusan izin pertandingan Arema Persebaya. Analisis mendalam terus dilakukan oleh kepolisian setempat untuk mengidentifikasi potensi risiko dan merumuskan langkah mitigasi yang tepat. Tujuan akhirnya adalah menghasilkan keputusan terbaik yang menjamin keselamatan dan kenyamanan publik.
Pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya memang dikategorikan sebagai laga berisiko tinggi atau high risk. Oleh karena itu, kepolisian tidak ingin terburu-buru dalam mengeluarkan izin tanpa pertimbangan yang matang. Semua skenario dan kemungkinan penyelenggaraan sedang dievaluasi untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul.
Koordinasi dengan Polda Jatim menjadi langkah krusial dalam proses ini. Pertemuan dijadwalkan akan berlangsung pada Senin atau Selasa, sebagai bagian dari upaya kolektif untuk mencapai kesepakatan terbaik. Kepolisian berkomitmen untuk menyelenggarakan pertandingan yang aman dan kondusif bagi seluruh elemen masyarakat yang terlibat, baik suporter maupun warga sekitar.
Asesmen Infrastruktur Stadion Kanjuruhan
Meskipun pertandingan ini memiliki klasifikasi risiko tinggi, Kapolres Malang menegaskan bahwa infrastruktur Stadion Kanjuruhan telah dinyatakan layak. Asesmen menyeluruh telah dilakukan sebelumnya untuk memastikan bahwa fasilitas stadion memenuhi standar yang diperlukan. Kelayakan infrastruktur menjadi salah satu faktor pendukung dalam pertimbangan izin.
Pernyataan ini memberikan indikasi bahwa dari sisi fasilitas fisik, stadion siap untuk menggelar pertandingan besar. Namun, kelayakan infrastruktur saja tidak cukup untuk menjamin keamanan secara keseluruhan. Faktor-faktor lain seperti manajemen kerumunan dan potensi interaksi antarsuporter tetap menjadi perhatian utama.
Kepolisian terus berupaya memastikan bahwa semua aspek, termasuk kesiapan fasilitas dan protokol keamanan, terintegrasi dengan baik. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama pertandingan berlangsung. Keputusan akhir akan mempertimbangkan semua hasil asesmen ini secara komprehensif.
Proses Pengambilan Keputusan dan Rekomendasi Izin
Hingga saat ini, Polres Malang belum dapat memastikan kapan rekomendasi terkait izin pertandingan Arema Persebaya akan dikeluarkan. Proses pembahasan masih terus berlangsung dan membutuhkan waktu untuk mencapai keputusan terbaik. Kepolisian berupaya agar rekomendasi tersebut dapat diberikan secepatnya, namun tetap dengan prinsip kehati-hatian.
Kapolres Taat Resdi menekankan bahwa keputusan final mengenai pelaksanaan pertandingan kandang Arema FC menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan akan didasarkan pada hasil pembahasan komprehensif. Semua opsi dan kemungkinan masih terbuka, dan setiap keputusan akan diambil berdasarkan pertimbangan menyeluruh dari berbagai aspek.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal dan berupaya mengambil keputusan yang paling baik. "Intinya kami mempersiapkan dan berupaya mengambil keputusan sebaik-baiknya, apa pun keputusannya itu, insyaallah berdasarkan hasil terbaik dari semua aspek," ujar Taat. Ini menunjukkan dedikasi untuk memastikan kelancaran dan keamanan Derbi Jatim.
Sumber: AntaraNews