Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Tengah segera bertindak cepat merespons laporan kerusakan jalan di jalur wisata strategis. Pengecekan ini dilakukan di ruas jalan Selong Belanak menuju Mandalika, sebuah area vital bagi mobilitas warga dan turis. Kerusakan jalan ini diduga kuat akibat cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu terakhir.
Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pengguna jalan. Petugas langsung memasang barrier dan rambu peringatan di tiga titik lokasi kerusakan. Hal ini bertujuan memberikan informasi awal kepada pengendara agar lebih waspada saat melintas.
Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Wulan Sucianur, menegaskan pentingnya kewaspadaan. Ia mengimbau seluruh pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, untuk mengurangi kecepatan. Pengendara juga diminta tetap fokus dan mematuhi rambu-rambu yang telah terpasang di sekitar lokasi jalan amblas.
Advertisement
Advertisement
Selain pemasangan rambu, masyarakat juga diimbau tidak berhenti atau berkerumun di sekitar lokasi jalan amblas. Kerumunan dapat mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama jika terjadi amblas susulan. Keselamatan bersama menjadi prioritas utama dalam situasi ini.
Koordinasi intensif telah dilakukan dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Penanganan darurat akan segera dilakukan berupa pemasangan tanggul bronjong atau batu ikat. Selain itu, penimbunan pada titik terdampak juga akan dilaksanakan untuk mengembalikan kondisi jalan.
AKP Wulan Sucianur memastikan bahwa situasi arus lalu lintas di area tersebut saat ini terpantau aman dan lancar. Meskipun demikian, kewaspadaan tetap harus dijaga mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih. Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan di lapangan.
Advertisement
Advertisement
Sebagai langkah antisipasi berkelanjutan, Polres Lombok Tengah akan melaksanakan patroli dan pengawasan secara berkala di lokasi. Kegiatan ini bertujuan memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan. Keamanan jalur wisata ini sangat penting untuk mendukung pariwisata lokal.
Apabila terjadi pergeseran atau penurunan lanjutan pada badan jalan, sistem buka tutup jalur tidak menutup kemungkinan akan diberlakukan. Kebijakan ini akan diambil demi keselamatan bersama para pengguna jalan. Keputusan tersebut akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan potensi risiko yang ada.
Masyarakat diajak untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara, terutama di jalur Jalan Amblas Selong Belanak. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan. Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan untuk menjaga keamanan jalan.
Advertisement
Kerusakan jalan ini sendiri merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah Lombok Tengah. Selama tiga hari tiga malam, dari Senin (23/2) hingga Rabu (25/2), terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Kondisi ini menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur jalan di daerah setempat.
Sumber: AntaraNews