Polisi Sebut Kondisi ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Mulai Pulih, Psikis Masih Dalam Pemulihan
Polisi mengatakan pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta kini kondisinya berangsur pulih.
Polisi mengungkap perkembangan kondisi Anak Berkonflik Hukum (ABH) berinisial F, yang terlibat dalam kasus ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11). Insiden tersebut menyebabkan 96 orang mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kondisi medis F kini mulai membaik.
"Ini diskusi kondisi per hari ini, ABH secara medis sudah beranjak pulih. Tetapi secara psikis masih berangsur untuk pulih," ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/11).
Ia menambahkan, aspek kesehatan jasmani dan rohani menjadi bagian penting dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sehingga pihaknya memastikan proses itu dijaga bersama.
Empat Korban Ledakan Masih Dirawat
Budi mengatakan pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan sejumlah lembaga, seperti Balai Pemasyarakatan (Bapas), Dinas Sosial, KPAI, serta UPT P3A.
"Untuk mencari waktu yang tepat saat kita mulai menggali, meminta keterangan kepada ABH," ujarnya.
Terkait para korban, Budi menjelaskan bahwa jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit kini tersisa empat orang. Kondisi mereka juga berangsur membaik.
“Pasien yang masih dirawat tinggal empat orang dan kondisinya terus membaik. Diharapkan dalam minggu ini mereka sudah bisa kembali. Namun, ada satu pasien yang mendapat perhatian khusus karena dirujuk ke RSCM,” ungkapnya.
Kegiatan Belajar di SMAN 72 Sudah Normal
Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 disebut telah kembali berjalan normal. Pendampingan bagi para korban dan keluarga pun masih dilakukan.
"Terkait tentang kegiatan operasional sekolah di SMA 72 ini berlangsung normal. Pendampingan dari pihak-pihak terkait juga masih ada termasuk bagi keluarga-keluarga korban maupun korban. Ini tim trauma healing masih berjalan untuk memberikan pendampingan," pungkasnya.