Polisi Sebut 3 Mahasiswa Bentangkan Poster Kritik Gibran Dipulangkan usai Diajak Makan Siang
Aksi mereka gagal setelah paspampres sigap menghalau dan menarik tiga mahasiswa tersebut dan peristiwa tersebut berakhir tanpa tindakan hukum.
Tiga mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PC Blitar sempat membuat heboh saat mencoba menerobos pengamanan ketat kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Blitar, Rabu (18/6) sore.
Aksi nekat itu mereka lakukan karena ingin membentangkan poster berisi kritikan untuk Gibran. Di saat yang sama, rombongan Wapres sedang menuju rumah makan Bu Mamik, Jalan Kalimantan, untuk makan siang.
Aksi mereka gagal setelah paspampres sigap menghalau dan menarik tiga mahasiswa tersebut dan peristiwa tersebut berakhir tanpa tindakan hukum.
Wakapolres Blitar Kota, Kompol Subiyantana menegaskan, ketiganya tidak ditangkap. Mereka hanya dihalau agar tidak mengganggu pengamanan ring 1 yang bersifat steril.
“Saat rombongan hendak masuk ke lokasi, mereka mencoba menerobos barisan pengamanan. Maka petugas menghalau demi keamanan VVIP," kata Wakapolres Kompol Subiyantana, Kamis (19/6).
Setelah itu, ketiga mahasiswa tersebut justru diajak makan siang bersama petugas dan langsung dipulangkan tanpa proses hukum lebih lanjut.
“Cuma disuruh minggir, tidak ditahan. Mereka sudah pulang setelah makan bersama,” ujarnya.
Kronologi
Sebelumnya, sebuah video amatir yang menampilkan tiga orang mahasiswa diamankan oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Kota Blitar, Jawa Timur. Video tersebut kemudian menjadi viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, tampak anggota Paspampres meringkus secara paksa dua pemuda yang diduga mahasiswa, hingga tersungkur ke tanah. Seorang anggota lainnya terlihat memungut selebaran yang diduga digunakan untuk menyampaikan protes terhadap Wapres Gibran.
Beberapa tulisan dalam orasi protes tersebut di antaranya berbunyi:
"Dinasti Tiada Henti"
"Omon-Omon 19 Juta Lapangan Kerja?"
"Semangat terus bikin bualan Mas Wapres Gibran"
"Siapa Percaya Pengangkang Konstitusi"