Polisi-polisi ini menolong rakyat di tengah kesulitan
Merdeka.com - Tepat 1 Juli 2015 adalah Hari Ulang Tahun Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ke-69. Keberadaan polisi di tengah masyarakat selama ini sangat membantu. Polisi adalah pelayan masyarakat.
Banyak kisah-kisah para personel polisi hadir di tengah masyarakat saat sedang membutuhkan. Mereka membantu dengan tulus.
Seperti kisah dua polisi ini membantu mendorong motor di jalan menanjak. Dalam foto yang diunggah oleh Facebook fan page Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (17/3) lalu, terlihat dua orang, bapak dan anaknya duduk di atas sepeda motor. Sementara sang istri berjalan di sampingnya. Namun tidak dijelaskan, kapan dan di mana foto ini diambil.
"Mari kita tunaikan tugas kita dengan niat tulus ikhlas, semoga apa yang kita kerjakan untuk masyarakat menjadi satu catatan amal ibadah kita kepadaNya..aamiin," tulis admin Facebook fan page Divisi Humas Mabes Polri.
Saat Jakarta dilanda banjar juga banyak cerita polisi membantu masyarakat. Polisi terlihat sibuk mengatur lalu lintas, bahkan ada yang nyebur ke tengah genangan banjir untuk menolong mobil yang mogok.
Supomo, salah satu polisi yang bertugas mengatur lalu lintas di Bundaran HI, terlihat sedang memarahi bus yang ingin melaju ke arah Sarinah. "Sarinah banjir, lewat Menteng saja," teriak Supomo di tengah guyuran hujan dan banjir Jakarta.

Dari dalam bus Kopaja terdengar sopir dan penumpang yang mengeluh. Kondektur turun dari bus untuk melobi Supomo agar dibiarkan tetap lewat. Supomo berusaha meyakinkan kondektur dan sopir kalau di Sarinah banjir dan macet.
"Jangan ngeyel bus tidak bisa lewat. Putar! putar!" teriak Supomo yang mengaku hanya anggota polisi biasa.
Cerita lain terjadi di Jalan Kiai Tapa Grogol. Saat itu jalan terputus karena banjir. Bahkan penyeberang jalan tak bisa melintas. Pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya dikerahkan membantu pengguna jalan dengan perahu karet.
Ditemui di lokasi yang tidak jauh dari halte busway Grogol 2, Kasubden A Brimob Polda Metro Jaya AKP Eko S mengatakan, pihaknya mengerahkan 30 anggota di lokasi itu untuk membantu warga yang terjebak banjir.

"Kami menyiapkan perahu karet terutama untuk perempuan dan lansia yang kesulitan menyeberang," kata Eko.
Dia menjelaskan, pengerahan anggota Brimob dilakukan sejak pukul 14.00 WIB. Tak hanya di Grogol, anggota Brimob juga dikerahkan di Kelapa Gading, Duri, dan Jalan Daan Mogot.
"Kami akan standby sampai banjir surut. Mungkin setelah Magrib," pungkas Eko.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya