Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi etnis Tionghoa masih langka, ini kata Kapolri

Polisi etnis Tionghoa masih langka, ini kata Kapolri Brigadir Yolla Bernanda . ©2014 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Di era Presiden Gus Dur, warga keturunan Tionghoa telah dibuka kesempatan seluas-luasnya untuk ikut ambil bagian dalam pemerintahan, termasuk menjadi anggota polisi.

Tetapi kenyataanya amat jarang warga keturunan yang masuk ke dalam Korps Bhayangkara. Brigadir Chang Mei Zhiang alias Yolla Bernada menjadi satu dari yang sedikit itu.

Fenomena ini ditanggapi tegas oleh Kapolri Jenderal Sutarman. Mantan Kabareskrim ini mengatakan kini Polri telah memberi ruang seluas-luasnya untuk keturunan Tionghoa menjadi polisi.

"Semua warga negara boleh masuk Polri, tidak membedakan etnis," kata Sutarman dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Jumat (31/1).

Kapolri lagi-lagi menegaskan bahwa Polri tidak memungut biaya pada siapa pun yang ingin menjadi polisi.

"Harus memenuhi syarat administrasi dan test, tidak dipungut biaya," tutup dia. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP