Polisi Dalami Penyerang Mapolsek Wonokromo Terafiliasi dengan ISIS

Minggu, 18 Agustus 2019 09:12 Reporter : Merdeka
Polisi Dalami Penyerang Mapolsek Wonokromo Terafiliasi dengan ISIS Pembacokan di Polsek Wonokromo. ©Istimewa

Merdeka.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap IM (30), terduga pelaku penyerangan dua anggota Polsek Wonokromo, Jawa Timur. Termasuk tengah mendalami apakah IM terafiliasi dengan ISIS.

"Ya sedang didalami (terkait jaringan ISIS) oleh tim Densus," ujar Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Minggu (18/8).

Dedi masih menutup rapat sosok IM lebih detail. Termasuk dugaan IM tak sendiri dalam melancarkan aksinya. Dedi mengatakan, tim Densus 88 masih menelisik dugaan-dugaan tersebut.

"Tim masih di lapangan, masih didalami. Nanti kalau sudah ada rilis resmi dari Densus baru disampaikan," kata dia.

Polisi menyelidiki kasus penyerangan Polsek Wonokromo yang dilakukan seorang pria berinisial IM. Densus 88 yang diterjunkan menggeledah indekos tersangka.

Densus 88 Mabes Polri yang diterjunkan kemudian membawa pelaku ke indekos di Jalan Sidosermo IV gang I nomor 10 A, Surabaya. Di tempat tersebut, tim khusus antiteror itu mencari sejumlah barang bukti.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan pelaku telah dibawa oleh Densus 88 Mabes Polri untuk pengembangan penyidikan.

"Masih dibawa tim untuk pengembangan," katanya, Sabtu (17/8).

Disinggung mengenai jaringan teroris pelaku, Barung mengatakan penyerangan yang dilakukan diduga masih perseorangan. Pelaku saat diinterogasi bahwa perbuatan penyerangan Polsek Wonokromo tersebut adalah aksi amaliyah.

"Indikator aksi amaliyah dari pembelajaran yang disampaikan pelaku tadi. Juga ditemukan lambang ISIS yang dibawa pelaku," lanjutnya.

Reporter: Fachrur Rozie [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini