Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggulirkan program PKK Mengajar. Inisiatif ini dirancang untuk mengedukasi pelajar di berbagai sekolah.
Program ini memiliki tujuan utama untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah anak serta mencegah praktik perundungan di kalangan peserta didik. Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar-peserta didik.
Kegiatan edukatif ini salah satunya dilaksanakan di SMKN 2 Pandeglang, Serang, pada Senin, 13 April. TP PKK Provinsi Banten, melalui Tinawati Andra Soni, menjadi inisiator program yang menargetkan para pelajar.
Advertisement
Advertisement
Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antar-peserta didik di lingkungan sekolah. Ia berharap kondisi tertentu pada teman sebaya tidak dijadikan bahan ejekan atau perundungan.
Menurut Tinawati, sekolah harus mampu merepresentasikan lingkungan yang benar-benar ramah bagi anak-anak. Hal ini krusial untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Program PKK Mengajar secara aktif mengampanyekan anti-perundungan sebagai bagian integral dari upaya ini. Tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar, memastikan tidak ada lagi sekolah yang terindikasi kekerasan anak.
Advertisement
Advertisement
Selain fokus pada kampanye anti-perundungan, program PKK Mengajar juga memberikan edukasi komprehensif lainnya. Materi yang disampaikan meliputi etika berkomunikasi yang baik dengan orang tua dan teman pergaulan.
Pelajar juga dibekali pemahaman tentang pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Edukasi ini penting untuk menghindari dampak negatif dan memanfaatkan platform digital secara positif.
Tidak hanya itu, wawasan kewirausahaan juga menjadi bagian dari kurikulum non-formal ini. Tujuannya adalah mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.
Advertisement
Advertisement
Tinawati menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian PKK sebagai mitra strategis pemerintah. Mereka mendukung pendidikan non-formal bagi generasi muda.
Inisiatif ini juga bertujuan untuk mempersiapkan calon ayah dan ibu di masa depan, menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan tanggung jawab. Tinawati memotivasi siswa dengan mengatakan, "Kalian adalah kader-kader PKK di masa mendatang."
Ia juga menekankan pentingnya memelihara harapan dan tekun belajar, karena pendidikan adalah jalan utama untuk memutus mata rantai kemiskinan. Pesan ini disampaikan untuk menginspirasi para pelajar agar terus berprestasi.
Advertisement
Advertisement
SMKN 2 Pandeglang dipilih sebagai sasaran program karena dinilai memiliki kesiapan yang baik dalam mendukung pendidikan generasi muda. Kepala SMKN 2 Pandeglang, Ade Firdaus, menyambut baik kegiatan edukatif tersebut.
Sekolah tersebut saat ini mendidik 1.800 siswa yang tersebar dalam delapan program keahlian. SMKN 2 Pandeglang juga merupakan salah satu model SMK di Provinsi Banten dalam penerapan Kurikulum Pembelajaran Mendalam.
Ade Firdaus menambahkan bahwa SMKN 2 Pandeglang telah memanfaatkan energi hijau. Mereka menggunakan panel surya dengan kapasitas maksimal 25 kWh, menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan.
Advertisement
Dalam rangkaian kegiatan PKK Mengajar tersebut, Tinawati beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau sejumlah fasilitas sekolah. Peninjauan meliputi laboratorium teknik komputer dan jaringan, perpustakaan, ruang praktik pengolahan hasil pertanian, otomotif, agribisnis hortikultura, hingga kelistrikan.
Sumber: AntaraNews