Pilot dan Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Korowai, Nasib 13 Penumpang Belum Diketahui

Satgas Damai Cartenz hingga kini masih menelusuri informasi mengenai nasib belasan penumpang pesawat tersebut.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Pilot dan Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Korowai, Nasib 13 Penumpang Belum Diketahui
Pilot dan Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Korowai, Nasib 13 Penumpang Belum Diketahui (Merdeka.com)

Pilot dan kopilot pesawat Smart Air tewas ditembak KKB setelah pesawat mendarat di Lapangan Terbang Karowai, Papua Selatan.

Pesawat terbang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dan KKB menembaki pesawat dengan nomor penerbangan PK-SNR setibanya di Lapangan Terbang Karowai pada Kamis (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT dengan membawa 13 penumpang.

"Dari laporan yang diterima terungkap Pilot Enggo dan Kopilot Baskoro tewas dalam insiden itu, sedang kondisi 13 penumpang belum bisa dipastikan," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani kepada Antara, di Jayapura, Rabu (11/2).

Satgas Damai Cartenz hingga kini masih menelusuri informasi mengenai nasib belasan penumpang pesawat tersebut.

"Terkait 13 penumpang pesawat tersebut hingga kini belum dapat dipastikan apakah mereka penduduk Korowai atau bukan karena yang ada baru laporan awal," kata Faizal.

Tim Satgas Damai Cartenz pada Kamis (12/2) akan ke lokasi kejadian untuk mengecek sekaligus mengevakuasi kedua jenazah kru pesawat Smart Air.

Ketika ditanya KKB dari kelompok mana yang menjadi pelaku penembakan, Kaops Satgas Damai Cartenz mengatakan belum dapat dipastikan karena masih didalami.

"Kami belum dapat memastikan dari kelompok mana pelakunya karena masih dalam penyelidikan," ujar dia.

Data yang dihimpun terungkap 13 nama penumpang pesawat Smart Air yakni Yance Bemonop, Limu Gurik,Yanduk Kogoya, Turis Magai, EmiraWonda, Kiris (bayi), Dua Lima Kogoya, Inantinus Kahipka, Irfan Kahipka, Samuel Jitmau, Pania Mialim, Topius Kogoya dan Tialongga Kogoya.


Rekomendasi