Petugas TPS di Seluruh Bali Memakai Pakaian Adat Saat Pencoblosan

Sementara untuk kesiapan logistik Pemilu di seluruh Provinsi Bali, Lidartawan mengatakan sudah 100 persen siap dilaksanakan, hanya yang agak terlambat di Kabupaten Buleleng saja. Karen jumlah TPS yang sangat banyak.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Petugas TPS di Seluruh Bali Memakai Pakaian Adat Saat Pencoblosan
Ketua KPU Bali Dewa Agung Gde Lidartawan. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, mengimbau para petugas penyelenggara Pemilu Serentak menggunakan pakai baju adat Bali saat pencoblosan 17 April 2019 besok. Imbauan berseragam adat itu agar nuansa pesta demokrasi lebih terasa.

"Seluruh penyelenggara, baik dari pemungutan dan penghitungan sampai rekap nanti menggunakan pakaian adat. Iya itu serentak dari para pelaksanaan KPU," kata Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan, saat ditemui dalam kegiatan memantau kesiapan Tempat Pemilihan Umum (TPS) di Banjar Celagigendong, Denpasar, Bali, Selasa (16/4).

Sementara untuk kesiapan logistik Pemilu di seluruh Provinsi Bali, Lidartawan mengatakan sudah 100 persen siap dilaksanakan, hanya yang agak terlambat di Kabupaten Buleleng saja. Karena jumlah TPS yang sangat banyak.

"Saya ingin menyakinkan pejabat di daerah, bahwa kita penyelenggara sudah siap sampai tingkat TPS. Jadi yang jelas saya ingin menunjukkan kepada seluruh Pimpinan Daerah supaya beliau menyaksikan sendiri bahwa kita di TPS sudah siap untuk menyelenggarakan Pemilu," ujar Lidartawan.

Rekomendasi