Petani di Ogan Ilir Tewas Kesetrum Ranjau Babi Buatannya Sendiri
Merdeka.com - Seorang petani, Tayadi (48) ditemukan tewas setelah kesetrum ranjau babi yang dipasangnya sendiri. Kasus ini tidak dilanjutkan karena keluarga menganggap sebuah musibah.
Peristiwa itu berawal setelah korban bersama seorang rekannya memasang kabel untuk menyetrum babi hutan menggunakan mesin genset di sawah lebah tak jauh dari kediamannya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan Kandis, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (29/5) malam.
Keesokan harinya, keduanya kembali ke TKP dan berpencar untuk mengecek hasil jebakan.Saksi kaget menemukan korban sudah tewas terjebak di ranjau setrum dengan kondisi wajah penuh luka.
Kasatreskrim Polres Ogan Ilir, AKP Robi Sugara mengungkapkan, dari hasil olah TKP dan penyelidikan, korban murni tewas akibat kesetrum ranjau babi. Luka di wajahnya disebabkan terkena ranjau listrik yang dipasangnya sendiri.
"Korban memasang ranjau listrik untuk menyetrum babi. Ternyata, jebakan itu mengenai dirinya sendiri dan tewas di tempat," ungkap Robi, Senin (31/5).
Dikatakan, keluarga menolak mayat korban dilakukan visum. Atas permintaan ahli waris juga kasus ini tidak diperpanjang dengan membuat surat pernyataan karena menganggap adalah musibah.
"Kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, jangan sampai merugikan diri sendiri atau orang lain," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya