Pesan Terakhir Mahfud untuk Pegawai Kemenko Polhukam: Jangan Ikut Urusan Politik, Intel Ada di Berbagai Lini

Mahfud mengingatkan telah banyak intel yang tersebar di berbagai lini, untuk mengawasi para pejabat.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Pesan Terakhir Mahfud untuk Pegawai Kemenko Polhukam: Jangan Ikut Urusan Politik, Intel Ada di Berbagai Lini
Pesan Terakhir Mahfud untuk Pegawai Kemenko Polhukam: Jangan Ikut Urusan Politik, Intel Ada di Berbagai Lini (Merdeka.com)

Mahfud mengaku tidak khawatir meski banyak intel mengawasi gerak-gerik dirinya maupun pegawai Kemenko Polhukam.

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD meminta kepada seluruh pegawai Kemenko Polhukam untuk tetap menjaga netralitas.

Dia mengingatkan telah banyak intel yang tersebar di berbagai lini, untuk mengawasi para pejabat.


Kode itu disampaikan Mahfud dalam pidato pisah pamitnya kepada pegawai Kemenko Polhukam sebelum meninggalkan jabatannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Dengan mereka terus bekerja dan mereka sangat profesional, tidak ikut-ikutan di dalam urusan politik, saya tahu di berbagai lini itu sudah ada intel pasti,” kata Mahfud saat pidato di lapangan Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (2/ 2).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Walau demikian, Mahfud mengaku tidak khawatir meski banyak intel mengawasi gerak-gerik dirinya maupun pegawai Kemenko Polhukam. Karena dia menjamin di bawah kepemimpinannya telah menjalankan tugas sebagai Menko Polhukam dengan baik.


“Dan mereka tahu bahwa di sini semuanya netral. Sehingga tidak ada sorotan atau intervensi ke sini. Dan sekarang pun saya yakin di antara ini ada intel juga. Enggak apa-apa, itu tugas negara,” 

kata dia.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebab, Mahfud menjelaskan terkait peran Intel yang memang suatu kebutuhan negara. Sehingga, dia mengimbau kepada seluruh jajaran pegawai Kemenko Polhukam tak perlu khawatir dengan beredarnya intel.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Waktu saya jadi Menhan dulu, intel itu adalah keperluan negara untuk melindungi negara. Oleh sebab itu, saya suka, ke mana-mana kalau diikuti intel itu saya suka dan saya merasa perlu diikuti oleh intel,” kata dia.


“Agar yang saya sampaikan itu terekam dengan benar. Dan itu sudah saya tunjukkan, Kemenko Polhukam alhamdulillah netral, tidak ada cawe-cawe dalam urusan politik, ini pertahankan,” 

tambahnya.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sekadar informasi, Mahfud MD resmi mundur dari jabatan Menko Polhukam. Mahfud telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Presiden Jokowi di Istana Negara, Kamis (1/ 2).

Rekomendasi