Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara: Kita Cetak Pemimpin Jujur dan Tidak Korupsi!

Prabowo menekankan pentingnya pembangunan karakter bagi calon pemimpin masa depan Indonesia.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara: Kita Cetak Pemimpin Jujur dan Tidak Korupsi!
Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara: Kita Cetak Pemimpin Jujur dan Tidak Korupsi! (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Jawa Timur.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya pembangunan karakter bagi calon pemimpin masa depan Indonesia. Hal ini disampaikan Prabowo saat Peresmian SMA Taruna Nusantara, pada Selasa (13/1).

"Bahwa kita di sini benar-benar mencetak kader-kader yang patriotik, kader-kader yang cinta tanah air, kader-kader yang bertanggung jawab, disiapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang baik di semua bidang," kata Prabowo.

Presiden juga menyinggung soal fenomena korupsi yang masih menjadi tantangan besar bagi bangsa. Melalui pendidikan di sekolah ini, ia berharap bisa memutus mata rantai pemimpin yang tidak amanah.

Tujuan utama dari pendidikan karakter ini adalah menghasilkan individu yang bersih secara kepribadian. Prabowo sangat menekankan pentingnya kejujuran sebagai syarat mutlak seorang pemimpin.

"Kita ingin menanamkan akhlak, kita ingin menanamkan kepribadian yang baik, yang bersih, menjadi pemimpin-pemimpin yang jujur, pemimpin-pemimpin yang tidak akan korupsi, pemimpin-pemimpin yang akan berbuat yang terbaik untuk rakyat dan bangsanya," tegasnya.

Prabowo meminta seluruh pimpinan lembaga dan guru di SMA Taruna Nusantara untuk tidak main-main dalam mendidik siswa. Ia menuntut adanya inovasi dalam proses belajar mengajar demi mencetak kader yang berkualitas.

Visi ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat yang mampu membawa Indonesia lepas dari kemiskinan. Prabowo meyakini, pendidikan adalah instrumen utama dalam mencapai demokrasi dan kesejahteraan.

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini optimis, kader-kader yang jujur akan menjadi tulang punggung kemajuan nasional di masa depan.

Rekomendasi