Pesan Menag pada Kepala Daerah: Kalau Umat Bergama Rukun, Tidak Ada Kekuatan yang Acak-Acak Indonesia
Indonesia merupakan negara yang paling plural. Sehingga persatuan perlu terus dijaga.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan kepala daerah untuk merawat kerukunan umat beragama.
Indonesia merupakan negara yang paling plural. Sehingga persatuan perlu terus dijaga. Kerukunan umat beragama merupakan kontributor penting dalam menjaga perdamaian di Indonesia.
"Jadi kalau umat beragama ini rukun Bapak-Ibu sekalian, tidak ada kekuatan mana pun yang bisa mengacak-acak Indonesia, Di sinilah pentingnya Kementerian Agama," kata Menag Nasaruddin saat menjadi pembicara pada Retret Pembekalan Kepala Daerah yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/2).
Lebih lanjut, Menag mengingatkan kepala daerah agar dapat mendukung keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Menurutnya, isu-isu keagamaan yang berkembang perlu menjadi perhatian bagi para kepala daerah.
Dia menegaskan pentingnya menjaga perdamaian. Sebab tanpa perdamaian, angka pertumbuhan ekonomi menjadi tidak ada artinya.
Apabila perdamaian dapat dijaga, pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
"Makanya itu Bapak pimpinan daerah itu sangat-sangat penting memberikan perhatian khusus terhadap fenomena konflik yang berbasis keagamaan ini," jelasnya.
Selain itu, Nasaruddin mengingatkan, penanganan konflik keagamaan membutuhkan langkah yang cepat. Pasalnya, penanganan yang lambat akan membuat konflik itu semakin besar secara cepat.
"Makanya itu saya mohon betul 100 hari pertama (masa jabatan kepala daerah) ini, mari kita betul-betul membuat satu tradisi baru dalam lingkungan kita," terangnya.
Selain itu, dirinya menekankan pentingnya belajar dari para pendiri bangsa dalam menjaga kerukunan umat beragama.
"Luar biasa founding fathers kita, maka itu kita harus belajar kearifan dari mereka," pesannya.