Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan akan mempermudah proses perizinan operasional kapal bagi nelayan, bila para nelayan di Pantura Jawa Tengah mengganti perahunya dengan kapal berbahan fiber.
"Kami dari KKP akan berikan permudah perizinan kapal, jika nelayan ganti kapal fiber. Sebab kapal fiber dianggap lebih enteng dibanding kapal kayu. Untuk kapal di atas 10 gross ton wajib urus izinnya," kata Susi Pudjiastuti saat berada di perkampungan nelayan Tambaklorok, Semarang, Sabtu (20/10).
Susi menyampaikan sejumlah nelayan Pantai Pangandaran Jawa Barat sudah banyak menggunakan kapal fiber. Penggunaan kapal fiber dikarenakan lebih ringan saat digunakan mengarungi lautan lepas daripada kapal berbahan kayu.
"Jadi sudah banyak diterapkan nelayan Jawa Barat. Harapannya para nelayan Pantura Jateng bisa mengikuti penggunaan," jelasnya.
Data yang dihimpun dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah terdapat kurang lebih 222.000 jiwa nelayan yang berdomisili di wilayahnya. "Dari jumlah nelayan di Jateng, rata-rata total hasil tangkapan mereka di tahun 2017 kemarin telah mencapai 376.000 ton," ungkapnya.
Kepala DKP Jawa Tengah, Lalu M Syafriadi mengaku akan mendukung kebijakan Menteri Susi agar nelayan segera beralih gunakan kapal fiber.
"Jadi tidak mudah mengubah kultur nelayan Pantura Jateng untuk gunakan kapal fiber. Tapi kami akan mencoba terus lakukan sosialisasi mengingat persediaan kayu semakin sedikit," ujarnya.