Permintaan Maaf Panpel Arema FC Usai Ricuh Suporter Lempari Batu Bus Tim Persik Kediri

Erwin bersama Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon menyampaikan hal serupa

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Permintaan Maaf Panpel Arema FC Usai Ricuh Suporter Lempari Batu Bus Tim Persik Kediri
Panpel Arema FC-Kapolres Malang AKBP Danang soal rusuh Kanjuruhan (merdeka)

Ketua LOC (Local Organizing Committee) sekaligus Panpel Arema FC, Erwin Hardiono menyampaikan keprihatinan mendalam dan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden pelemparan bus Tim Persik Kediri.

Erwin bersama Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon menyampaikan hal serupa usai pertandingan melawan Arema FC pada Minggu sore (11/5) di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini," ujar Erwin Hardiono dalam keterangan persnya.

Insiden pelemparan terjadi di luar area Stadion Kanjuruhan, tepatnya di ruas jalan yang dilalui bus Persik Kediri menuju Kota Malang. Beruntung, kejadian tersebut tidak menyebabkan kerugian berupa cedera atau luka berarti pada pemain maupun official tim Persik.

Bram Hady Sulthon menambahkan bahwa pihak panpel dan Presidium Aremania Utas sebenarnya telah melakukan antisipasi dengan turut melakukan pengawalan terhadap bus tim tamu, bekerja sama dengan pihak kepolisian.

Namun, suporter yang tidak bertanggung jawab tersebut melakukan tindakan pelemparan di jalanan.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami," kata Bram.

Menyikapi kejadian ini, ke depan Panpel Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan pihak kepolisian akan terus melakukan evaluasi. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan di laga-laga mendatang.

Erwin Hardiono menegaskan bahwa pihaknya akan mensosialisasikan secara lebih intensif mengenai perlunya menjunjung tinggi sportifitas dan fair play selama memberikan dukungan, terlepas dari apapun hasil pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion.

Saat ini, pihak keamanan tengah fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan.

Panpel Arema FC menduga bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh pihak yang sengaja ingin memperkeruh suasana dan mencederai kondusifitas yang selama ini terjaga dengan baik.

Rekomendasi