Perlukah RI tiru Korsel dan Singapura untuk wajib militer
Merdeka.com - Pemerintah mewacanakan adanya wajib militer bagi penduduk Indonesia. Hal ini tertuang dalam rancangan undang-undang Komponen Cadangan yang masih dibahas di Komisi I DPR. Jika disetujui, maka akan ada wajib militer di Indonesia.
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sendiri meminta masyarakat tidak banyak berpolemik soal wajib militer ini. Menurutnya hal ini masih menjadi pembahasan di DPR. Masyarakat pun tak perlu khawatir jika nanti aturan ini diterapkan.
"Tolong masyarakat tenang jangan berpikir macam-macam dulu. Kita tunggu pembahasan kita dengan DPR," ujar Purnomo, Kamis (23/8).
Sementara itu Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai payung hukum komponen cadangan ini masih lemah. Selain itu anggaran untuk wajib militer lebih baik digunakan untuk membeli alutsista atau untuk kesejahteraan prajurit. Saat ini kekuatan TNI yang 400.000 personel dianggap cukup untuk menjaga keamanan nasional.
"Sebaiknya dana yang tersedia digunakan untuk rumah dan gaji prajurit yang masih sangat memprihatinkan, dan mengganti alutsista yang sudah kuno dengan alutsista yang canggih dan modern . Karena terlalu banyak resistensi dari publik, akademisi, LSM dan lain-lain," tegas Politisi PDIP ini.
Sebenarnya sejumlah negara sudah lebih dulu melaksanakan wajib militer. Negara tetangga seperti Singapura mewajibkan penduduknya yang sudah berusia 18 tahun ikut wajib militer sejak tahun 1976. Sementara Malaysia memulai tahun 2002 dengan program yang diberi nama Program Latihan Khidmat Negara (PLKN). Ada 1.000 warga yang mengikuti latihan ini setiap tahun.
Di Korea Selatan, tanpa terkecuali semua pria terkena wajib militer. Sejumlah artis Korea Selatan pun tak bisa mengelak jika sudah menyangkut wajib militer. Hyun Bin, Rain, Heechul adalah beberapa di antaranya. Maklum negara ini memang selalu dalam kondisi darurat dengan tetangganya Korea Utara yang juga mewajibkan warganya ikut latihan kemiliteran.
Di Taiwan yang bersitegang dengan China, setiap lulusan SMA juga wajib ikut wajib militer selama dua tahun. Bagi yang mangkir, jangan harap bisa dapat kerjaan. Setiap perusahaan mewajibkan pelamar melampirkan surat keterangan sudah mengikuti wajib militer.
Begitu pula Israel. Tak hanya pria, pemerintah Israel juga mewajibkan wanita yang berusia 18 tahun dan sehat harus ikut wajib militer. Mereka pun dilatih dengan keras layaknya seorang tentara reguler. Sulit untuk mangkir dari wajib militer di Israel karena pemerintah mengawasi dengan ketat.
Sementara di Amerika Serikat, pernah ada wajib militer di masa perang vietnam. Namun kini dinas militer lebih bersifat sukarela.
Tugas para wajib militer ini tak selalu harus bertempur. Mereka juga bisa dilibatkan dalam penanggulangan bencana, Tim SAR bahkan pemadam kebakaran seperti di negara-negara Eropa Barat. Dari segi mental tentunya mereka yang mengikuti wajib militer lebih disiplin, cinta tanah air dan fokus.
Melihat contoh di atas, perlukah pemuda Indonesia ikut wajib militer? (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya