Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penutupan Stadium jadi peringatan tempat hiburan malam di DKI

Penutupan Stadium jadi peringatan tempat hiburan malam di DKI ilustrasi

Merdeka.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan Malam Adrian Maulite mengatakan penutupan diskotek Stadium merupakan peringatan besar bagi seluruh tempat hiburan malam. Untuk itu, dia meminta seluruh pemilik tempat hiburan agar berhati-hati dalam mengelola hiburan malam.

"Selama ini sebenarnya peredaran narkoba di tempat hiburan ulah pengunjung bukan pengelola. Jadi kepada para pengelola harus memperketat mereka para pengunjung yang hendak masuk ke tempat hiburan," ujar Adrian yang dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (20/5).

Adrian menegaskan penutupan tempat hiburan tersebut baru pertama kali dilakukan. Sebab, Pemprov DKI Jakarta dan kepolisian sudah geram lantaran banyaknya peredaran narkoba di tempat hiburan malam. Untuk itu, dia meminta pengelola hiburan malam harus berhati-hati.

"Ada sekitar 50 diskotek di Jakarta dan memiliki izin. Saya pastikan semua dikelola tanpa narkoba, karena para pengusaha sudah tahu risikonya," kata dia.

Sebelumnya, anggota Satuan Serse Polres Minahasa, Sulawesi Utara Bripka Jacky, tewas akibat overdosis di tempat hiburan malam tersebut, Jumat (16/5) malam. Esok harinya Sabtu (17/5), Ditserse Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan serta penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP) dan ditemukan 450 ekstasi serta 17 paket sabu.

Kedatangan Jacky ke Jakarta untuk mengikuti Dikjur di Pusdik Serse Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat. Namun disela pendidikan, Jack menghabiskan waktu senggang ke tempat hiburan di Jakarta. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP