Penjual Es Kue Jadul Mengaku Dianiaya saat Diinterogasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kemayoran, Ini Kata Polisi

Pedagang es gabus, Sudrajat mengaku dianiaya anggota TNI dan Polri saat diamankan di Utan Panjang, Kemayoran.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Penjual Es Kue Jadul Mengaku Dianiaya saat Diinterogasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kemayoran, Ini Kata Polisi
Penjual Es Kue Jadul Mengaku Dianiaya saat Diinterogasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kemayoran, Ini Kata Polisi (Merdeka.com)

Pedagang es gabus, Sudrajat mengaku dianiaya anggota TNI dan Polri saat diamankan di Utan Panjang, Kemayoran. Polisi kini akan menggali lebih jauh pengakuan Sudrajat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra memastikan akan melakukan klarifikasi. Dia mengatakan, informasi dugaan penganiayaan baru diterima belakangan.

Sementara itu, ketika pemeriksaan awal di Polsek Kemayoran, Sudrajat tidak menyampaikan adanya kekerasan fisik.

"Iya benar, kami pun baru dapat informasi belum lama ini, karena kemarin kita belum dapat info selama pemeriksaan di Polsek Kemayoran, Pak Sudrajat tidak menyampaikan adanya informasi mendapat penganiayaan," kata Roby kepada wartawan, Selasa (27/1).

Roby mengatakan akan mengecek kebenaran pengakuan tersebut. "Tapi karena kita sudah dapat, tentu saja kami akan mengklarifikasi apakah yang disampaikan di media sosial yang baru kita temukan tadi itu benar adanya atau tidak," ucap Roby.

Polisi Klaim Kedepankan Kemanusiaan

Dia menegaskan, sejak awal mengedepankan sisi kemanusiaan. Sudrajat diperlakukan sebagai pedagang kecil, bukan pelaku kejahatan.

"Makanya untuk memastikan cepatnya biar dia nggak berlama-lama ada di Polsek Kemayoran, waktu di hari Minggu kita mungkin sulit untuk menghubungi Dinas Kesehatan dan Labfor, tapi yang teraih sama kita itu adalah Dokpol Security Food karena masih bisa dihubungi dan mintakan datang untuk mengecek," ujar dia.

"Itu juga sebenarnya adalah wujud kami untuk memanusiakan atau memperlakukan Pak Sudrajat itu dengan hormat sehingga dia tidak perlu berlama-lama ada di Polsek," sambung dia

Dia menerangkan, hasil pemeriksaan menyatakan makanan yang dijual layak dikonsumsi. Setelah itu, Sudrajat dipulangkan dan polisi turut mengecek lokasi tempat ia mengambil es.

"Ketika itu kita tahu makanannya layak dikonsumsi, walaupun kita belum tahu komposisi senyawanya atau zatnya yang ada dalam makanan tersebut, karena itu sudah layak makanya kita kembalikan ke rumahnya, termasuk memeriksa ke tempat dia mengambil esnya," tandas dia.

Rekomendasi