Pemerintah Provinsi Papua Selatan sedang meninjau penanganan pasca-insiden penembakan pesawat Smart Air di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel. Insiden tragis ini mengakibatkan meninggalnya pilot dan co-pilot pesawat. Peninjauan ini dilakukan atas permintaan Istana Kepresidenan untuk mengevaluasi respons keamanan terhadap serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengonfirmasi bahwa rapat komite khusus telah digelar secara tertutup untuk membahas insiden tersebut. Rapat ini fokus pada penanganan pasca-serangan oleh aparat keamanan setelah penembakan yang dilakukan oleh KKB. Insiden ini terjadi pada Rabu, 11 Februari, saat pesawat PK-SNR bersiap melanjutkan penerbangan ke Dekai.
Akibat baku tembak antara aparat keamanan dan KKB, tenaga kesehatan, pegawai negeri sipil, dan warga di Danowage terpaksa dievakuasi demi keselamatan. Sebanyak 29 tenaga medis telah dipindahkan dari Distrik Yaniruma ke Zenggo di Mappi, lalu ke Tanah Merah di Boven Digoel. Relokasi ini merupakan langkah cepat pemerintah daerah untuk melindungi warganya.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Provinsi Papua Selatan menunjukkan respons cepat pasca-serangan terhadap pesawat Smart Air, yang mendapat pujian dari Kemendagri. Evakuasi segera dilakukan untuk melindungi masyarakat, termasuk 29 tenaga medis yang bertugas di wilayah tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan warganya di tengah situasi darurat.
Para tenaga medis dipindahkan secara bertahap, dimulai dari Distrik Yaniruma ke Zenggo di Kabupaten Mappi, sebelum akhirnya menuju Tanah Merah di Boven Digoel. Selain itu, pegawai negeri sipil di Yaniruma juga direlokasi ke Tanah Merah. Pihak berwenang berharap kondisi segera stabil agar aktivitas normal dapat kembali berjalan.
Gubernur Apolo Safanpo menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga dalam menangani dampak insiden ini. Peninjauan menyeluruh terhadap penanganan pasca-serangan menjadi prioritas untuk memastikan respons yang lebih efektif di masa mendatang. Keamanan dan keselamatan warga menjadi fokus utama pemerintah daerah.
Advertisement
Advertisement
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Rahmadani, mengungkapkan hasil investigasi awal terkait penembakan pesawat Smart Air. Penyelidikan menunjukkan bahwa 20 anggota KKB terlibat dalam serangan yang terjadi di landasan udara Karowai. Kelompok ini dilaporkan muncul dari penginapan terdekat dan melepaskan tembakan ke arah pesawat.
Insiden penembakan terjadi sekitar pukul 10.30 waktu setempat ketika pesawat mendarat dan pilot sedang menyalakan kembali mesin. Penumpang dan awak pesawat segera dievakuasi untuk mencari perlindungan. KKB kemudian mengejar dan menembak mati pilot serta co-pilot, yang jenazahnya telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan.
Pihak berwenang telah mengidentifikasi para pelaku sebagai faksi KKB Kanibal dan Semut Merah, yang dipimpin oleh Elkius Kobak dari Yahukimo. Investigasi di lokasi kejadian menemukan 13 bekas tembakan pada pesawat, dengan total 23 titik kerusakan yang didokumentasikan oleh polisi. Saksi mata menyatakan tidak mengenali para penyerang, yang diyakini bukan penduduk lokal Korowai.
Advertisement
Advertisement
Satgas Damai Cartenz saat ini sedang melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku penembakan pesawat Smart Air. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen aparat keamanan untuk menindak tegas kelompok kriminal bersenjata yang mengganggu stabilitas di Papua Selatan. Penegakan hukum diharapkan dapat memberikan efek jera dan mengembalikan rasa aman bagi masyarakat.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan terus berupaya memulihkan kondisi di wilayah terdampak agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Relokasi warga dan pegawai negeri sipil adalah langkah awal untuk memastikan keselamatan mereka. Koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam penanganan situasi ini.
Gubernur Safanpo berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan keamanan di Papua Selatan. Peninjauan yang dilakukan oleh komite khusus akan menjadi dasar untuk perbaikan strategi penanganan insiden serupa di masa depan. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews