Penerobos Mapolres Indramayu sudah ditangkap, diduga pasangan suami istri

Minggu, 15 Juli 2018 14:38 Reporter : Aksara Bebey
Penerobos Mapolres Indramayu sudah ditangkap, diduga pasangan suami istri Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua orang tak dikenal menerobos Mapolres Indramayu pada Minggu (15/7) pukul 02.35 WIB dini hari. Mereka diduga akan menyerang anggota Kepolisian.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dua orang tersebut mendatangi Mapolres Indramayu dengan menggunakan motor matic warna hitam. Mereka berboncengan dari arah bunderan mangga ke arah bunderan kijang. Terduga pria berinisial G, sementara wanita NH (26).

Mereka kemudian mematikan kendaraan di seberang Mapolres. Karena mencurigakan, Aipda Dudi yang berjaga mencoba menutup pintu pagar, namun tidak berhasil. Sesaat kemudian, dua orang tersebut melaju cepat menerobos masuk dan mengejar anggota yang berseragam.

Kemudian anggota yang piket melakukan pengejaran dan melepaskan tembakan. Namun, mereka berhasil lolos dan melarikan diri sambil melemparkan satu buah panci ke arah penjagaan polres.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, membenarkan peristiwa tersebut. Meski demikian, ia mengaku bekum bisa mengungkap secara detil siapa pelaku tersebut.

"Iya benar, tapi masih dilakukan pendalaman. Kejadiannya baru semalam kan," katanya saat dihubungi.

Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin, menyatakan para pelaku sudah diamankan petugas kepolisian. Satu di antaranya sedang berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Losarang Indramayu, setelah terkena tembakan.

Disinggung mengenai status hubungan keduanya, Arif mengungkapkan bahwa mereka adalah pasangan suami istri (pasutri).

"Iya (pasutri), orangnya sudah tertangkap. Baru itu saja yang bisa kami sampaikan," katanya saat dihubungi.

Informasi yang berhasil didapatkan, sehari sebelum penyerangan tersebut, pihak kepolisian dari tim Densus 88 Antiteror menangkap empat orang terduga teroris di Indramayu. Mereka adalah AS alias T (44), anak AS yaitu IIB (16) serta dua orang lain yaitu K alias R (31) dan M alias A (39).

AS dan anaknya ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman. Sementara dua orang lain K ditangkap di Haurgeulis Indramayu dan M ditangkap di Kadanghaur Indramayu.

Densus juga menggeledah kediaman AS di Griya Cipancuh dan bengkel milik AS di Anjatan Indramayu. Dari dua lokasi, Densus 88 menemukan sejumlah barang bukti berupa bahan peledak.

Atif pun membenarkan adanya penangkapan itu, namun ia lagi-lagi belum bisa menjelaskan lebih lanjut. "Memang betul ada penangkapan, tapi belum bisa kami sampaikan secara detil," jelas dia. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini