Dalam peristiwa tersebut dua orang luka berat.
Enam orang tewas dan dua lainnya menderita luka berat setelah mobil yang ditumpangi ditabrak kereta api di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, Sabtu (29/7) malam. Tabrakan tersebut tidak terhindarkan lantaran mobil yang disopiri oleh Wahyu Kuspoyo (42), warga Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo itu menerobos pintu perlintasan tidak berpalang. Kejadian nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Sopir mobil merek Daihatsu Luxio yang ditumpangi satu keluarga itu diperkirakan tidak menyadari kedatangan kereta api malam tersebut.
Advertisement
Sedangkan mobil diketahui berjalan dari arah utara menuju ke selatan. Saat di pintu perlintasan tak berpalang, mobil diperkirakan terus melaju.
Advertisement
Advertisement
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Jombang Ipda Anang Setyanto mengatakan, dari keterangan saksi kecelakaan maut bermula saat minibus yang ditumpangi delapan orang itu melaju dari arah utara menuju selatan.
Advertisement
Dia memastikan mobil ditumpangi oleh satu keluarga, lantaran alamat yang tertera memiliki kesamaan.
Dia menambahkan, keenam korban meninggal dunia telah dievakuasi ke rumah sakit setempat. Sedangkan dua orang lainnya yang menderita luka berat juga telah dibawa ke rumah sakit. "Rombongan ini diperkirakan satu keluarga. Sudah dilakukan evakuasi untuk para korban. Demikian juga dengan mobil sudah diamankan di Satlantas Polres Jombang," tegasnya.
Puji Santoso, salah seorang anggota keluarga mengatakan rombongan awalnya hendak menjenguk keluarga yang sakit di Kediri. "Keluarga semua. Mau bertemu keluarga yang sakit. Ke sini, saya mau mengurus kepulangan (keluarga yang meninggal), rumahnya beda-beda dan mau dimakamkan," katanya. Dikutip dari Antara. Puji Santoso mengaku bersedih, karena banyak anggota keluarga yang meninggal dunia. Selain ibu, ada anak, cucu, menantu, serta kemenakan yang juga menjadi korban.
Advertisement
Advertisement
Mobil yang berisi penuh penumpang tersebut tertemper kereta api. Akibat hantaman kereta yang keras, sampai terseret. Mobil juga penyok. Akibat dari kejadian tersebut, enam orang meninggal dunia serta dua orang mengalami luka berat. Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto menjelaskan mobil tersebut diketahui melaju dari arah utara ke selatan. Sebelum kejadian, warga yang tidak jauh dari lokasi juga sudah memperingatkan, bahkan diteriaki oleh warga, namun sopir mobil tidak mendengar dan tetap melaju terus melewati perlintasan KA.
Advertisement
Sedangkan korban yang mengalami luka berat adalah Fikri Hidayatuloh (42) dan Arimbi (13). Seluruh korban juga dilakukan evakuasi ke RSUD Jombang.