Pemprov Sulteng Sambut Hangat Kedatangan Jamaah Haji Sulteng Kloter BPN-9 di Palu

Kebahagiaan menyelimuti Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu saat Pemprov Sulteng menyambut Kedatangan Jamaah Haji Sulteng Kloter BPN-9, membawa berkah setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Sulteng Sambut Hangat Kedatangan Jamaah Haji Sulteng Kloter BPN-9 di Palu
Kebahagiaan menyelimuti Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu saat Pemprov Sulteng menyambut Kedatangan Jamaah Haji Sulteng Kloter BPN-9, membawa berkah setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyambut kedatangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) BPN-9 di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu pada Sabtu. Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, secara langsung hadir untuk menyambut para jemaah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Suasana haru dan bahagia terpancar jelas di antara para jemaah dan penyambut.

Penyambutan ini merupakan bentuk kehormatan dan kebahagiaan bagi Pemprov Sulteng, mengingat para jemaah telah menyelesaikan rukun Islam kelima. Kloter BPN-9 ini terdiri dari jamaah yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Morowali, Banggai Laut, Poso, dan Kota Palu. Kehadiran Gubernur menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang baru kembali dari perjalanan spiritual.

Gubernur Anwar Hafid menyatakan rasa syukurnya dapat menyambut langsung para jamaah haji yang kembali ke tanah air dengan selamat. Beliau berharap kepulangan ini tidak hanya membawa berkah bagi individu dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh daerah Sulawesi Tengah. Ini menjadi momen penting bagi masyarakat Sulteng.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengungkapkan kebahagiaan mendalam atas kembalinya para jamaah haji ke tanah air. “Kembali di tanah tercinta ini semoga membawa berkah bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah yang kita cintai,” ujarnya. Momen ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan spiritual yang panjang dan penuh makna bagi para jemaah.

Penyambutan hangat ini juga menjadi simbol dukungan dan apresiasi pemerintah daerah terhadap warganya. Gubernur berharap, semangat ibadah yang telah ditunaikan dapat terus terpelihara dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Kehadiran langsung pimpinan daerah menambah semangat kebersamaan.

Anwar Hafid secara pribadi merasa sangat berbahagia dapat bertemu langsung dengan para jemaah haji. “Mudah-mudahan saya juga mendapatkan keberkahan karena dapat menerima kepulangan jamaah haji Sulawesi Tengah,” tambahnya. Hal ini mencerminkan ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid tidak lupa menyampaikan doa tulus bagi jamaah haji yang wafat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci maupun dalam perjalanan pulang. “Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka dan menempatkan almarhum serta almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya,” katanya. Doa ini menjadi penghormatan terakhir bagi mereka yang telah berpulang.

Beliau juga mendoakan agar pahala haji menyertai perjalanan mereka menghadap Sang Khalik. Perjalanan haji memang bukan tanpa risiko, dan kehilangan beberapa jemaah adalah bagian dari kenyataan yang harus diterima. Doa bersama ini diharapkan memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, Gubernur mengingatkan seluruh jamaah haji yang telah kembali ke daerah masing-masing agar tetap menjaga kondisi kesehatan. Kelelahan setelah ibadah haji seringkali baru dirasakan setelah tiba di rumah. Penting bagi para jemaah untuk memprioritaskan pemulihan fisik.

“Saya berharap bapak dan ibu mengatur waktu dengan baik, beristirahat yang cukup, dan tidak memaksakan diri menerima tamu secara berlebihan,” pesan gubernur. Kesehatan harus menjadi prioritas utama agar kondisi tetap prima setelah menjalani perjalanan panjang dan ibadah yang menguras tenaga. Pesan ini relevan mengingat banyak jemaah yang ingin bersilaturahmi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi