Pemprov Sulsel Kembali Raih Bantuan Perbaikan 215 Sekolah, Total Anggaran Capai Rp500 Miliar

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mendapatkan Bantuan Perbaikan Sekolah Sulsel untuk 215 unit pada tahun 2026, melanjutkan komitmen revitalisasi pendidikan di wilayah tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Sulsel Kembali Raih Bantuan Perbaikan 215 Sekolah, Total Anggaran Capai Rp500 Miliar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mendapatkan Bantuan Perbaikan Sekolah Sulsel untuk 215 unit pada tahun 2026, melanjutkan komitmen revitalisasi pendidikan di wilayah tersebut. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menerima alokasi anggaran signifikan untuk perbaikan fasilitas pendidikan. Pada tahun 2026, Pemprov Sulsel akan mendapatkan bantuan perbaikan sekolah untuk merehabilitasi 215 unit.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan informasi ini dalam acara Syawalan Muhammadiyah Sulsel di Makassar. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti atas dukungan tersebut.

Ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah berjalan sebelumnya. Pada tahun 2025, Pemprov Sulsel juga menerima bantuan perbaikan sekolah untuk 270 unit dengan total dana mencapai Rp350 miliar.

Alokasi anggaran untuk perbaikan sekolah di Sulawesi Selatan menunjukkan peningkatan komitmen pemerintah pusat dan daerah. Untuk tahun 2026, bantuan perbaikan sekolah ini akan mencakup 215 unit, menambah daftar panjang unit yang telah diperbaiki.

Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemprov Sulsel telah berhasil mengamankan dana sebesar Rp350 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut dialokasikan untuk perbaikan 270 unit sekolah di berbagai wilayah.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan bahwa bantuan perbaikan bangunan sekolah yang diterima Pemprov Sulawesi Selatan memiliki nilai yang sangat besar. Bahkan, Sulawesi Selatan menjadi salah satu penerima bantuan terbesar di luar Pulau Jawa.

Ini menunjukkan pengakuan atas kebutuhan dan upaya Pemprov Sulsel dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses pendidikan yang layak.

Total anggaran yang dialokasikan untuk bantuan perbaikan sekolah di Sulawesi Selatan pada tahun 2025 mencapai angka fantastis. Dengan bantuan Rp350 miliar dari pemerintah pusat, ditambah Rp150 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulsel, totalnya mencapai Rp500 miliar.

Kolaborasi pendanaan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas belajar yang memadai. Dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi berbagai jenjang sekolah, mulai dari SMA, SMK, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).

Rehabilitasi ini mencakup 136 sekolah yang telah tuntas diperbaiki pada tahun 2025, tersebar di berbagai daerah. Program ini menjadi bukti nyata upaya Pemprov Sulsel dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan.

Komitmen ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. Dengan demikian, kualitas pendidikan diharapkan dapat terus meningkat.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa program rehabilitasi sekolah ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan. Pernyataan ini menunjukkan skala dan dampak signifikan dari upaya tersebut.

Langkah ini merupakan implementasi dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak. Lingkungan belajar yang memadai adalah fondasi penting bagi kemajuan pendidikan.

Dengan adanya Bantuan Perbaikan Sekolah Sulsel yang berkelanjutan, diharapkan tidak ada lagi sekolah dengan kondisi rusak parah. Semua siswa berhak mendapatkan fasilitas terbaik untuk menunjang proses belajar mereka.

Program rehabilitasi ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi dunia pendidikan di Sulawesi Selatan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi