Pemprov Jateng Kirim Makanan Siap Saji hingga Tenda dan Selimut ke Empat Daerah Banjir di Jateng

Penyaluran bantuan dilakukan sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar pemerintah provinsi sigap hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Pemprov Jateng Kirim Makanan Siap Saji hingga Tenda dan Selimut ke Empat Daerah Banjir di Jateng
Pemprov Jateng Kirim Makanan Siap Saji hingga Tenda dan Selimut ke Empat Daerah Banjir di Jateng (Merdeka.com)

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah kepada terdampak banjir di empat kabupaten Jawa Tengah.

Bantuan logistik tersebut didistribusikan sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng kepada pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat penanganan kebencanaan.

Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Maskur, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar pemerintah provinsi sigap hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

"Bantuan kami salurkan tidak hanya untuk Kendal, tetapi juga Batang, Pemalang, dan Kota Pekalongan. Hari ini seluruhnya sudah kami dropping," kata Imam, Sabtu (16/1).

Dia menyebut besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masing-masing daerah terdampak, serta ketersediaan stok logistik di pemerintah kabupaten kota.

"Adapun bantuan yang dikirimkan meliputi makanan siap saji, lauk pauk, tenda keluarga dan tenda serbaguna, kasur, selimut, family kit, hingga pakaian anak," ungkapnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Kendal, Pemprov Jateng menyalurkan bantuan senilai Rp80.634.760. Kabupaten Batang menerima Rp131.964.010, Kabupaten Pemalang Rp171.390.415, dan Kota Pekalongan Rp65.130.491. Seluruh bantuan diserahkan kepada dinas sosial setempat untuk dikelola lebih lanjut.

"Kendal masih memiliki stok logistik yang cukup, sedangkan Pemalang lebih besar karena persediaan menipis. Jika ke depan masih ada kekurangan, kami siap menambah bantuan," ungkapnya.

Dinas Sosial Jateng juga mendirikan dapur umum di wilayah yang mengalami kesulitan pemenuhan kebutuhan pangan. Seperti di Kabupaten Pemalang dengan kapasitas produksi hingga 4.000 bungkus makanan per hari.

Di luar dapur umum milik Pemprov Jateng, masyarakat setempat bersama relawan Tagana, Pramuka, dan unsur terkait juga mendirikan enam dapur umum mandiri. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya pengungsian di wilayah tersebut.

Bantuan pemprov jateng ke wilayah bencana sumatra
Bantuan pemprov jateng ke wilayah bencana sumatra merdeka.com

Terkait puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026. Pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi karena musim hujan masih panjang.

"Logistik bantuan kami siapkan, baik dari APBD Jawa Tengah maupun dukungan Kementerian Sosial. Termasuk santunan bagi korban meninggal dunia dan rumah hanyut, sudah kami koordinasikan," pungkasnya.

Rekomendasi