Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah proaktif untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan wisatawan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Optimalisasi fasilitas publik di seluruh kawasan wisata menjadi prioritas utama. Langkah ini diambil menyusul proyeksi lonjakan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi populer di wilayah Banten.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen Pemprov dalam melayani wisatawan dengan standar terbaik. Ia secara langsung memantau kesiapan fasilitas di kawasan Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa (25/3). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan semua infrastruktur pendukung berfungsi optimal.
Fokus utama optimalisasi meliputi ketersediaan air bersih, fasilitas toilet yang memadai, serta area parkir yang tertata rapi. Pemprov Banten juga berkoordinasi erat dengan pihak pengelola hotel dan pantai. Tujuannya adalah menjaga standar pelayanan dan kebersihan lingkungan di seluruh area wisata.
Advertisement
Advertisement
Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya fungsionalitas seluruh fasilitas publik di destinasi wisata Banten. Ketersediaan air bersih yang memadai adalah esensial untuk kenyamanan pengunjung. Selain itu, fasilitas toilet yang bersih dan berfungsi baik juga menjadi perhatian utama Pemprov Banten.
Area parkir yang luas dan teratur merupakan aspek krusial lainnya untuk menampung kendaraan wisatawan. Pemprov Banten berupaya mencegah kemacetan dan memastikan aksesibilitas yang lancar. Koordinasi intensif dilakukan dengan pengelola hotel dan pantai setempat.
Tujuannya adalah untuk menyelaraskan standar pelayanan dan kebersihan lingkungan. "Kami memastikan seluruh fasilitas publik berfungsi dengan baik," ujar Andra Soni. "Kami juga terus berkoordinasi dengan pengelola hotel dan pantai untuk menjaga standar pelayanan serta kebersihan lingkungan," tambahnya. Upaya ini diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan bagi setiap pengunjung.
Advertisement
Advertisement
Pengawasan di area publik dan pantai diperketat secara signifikan menjelang dan selama libur Lebaran. Hal ini dilakukan mengingat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk berlibur. Keselamatan pengunjung adalah aspek yang tidak dapat ditawar oleh Pemprov Banten.
Gubernur Andra Soni melakukan peninjauan usai mengikuti laporan situasi Operasi Ketupat Maung 2026. Laporan tersebut dilaksanakan secara virtual bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Peninjauan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin keamanan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah pejabat penting. Mereka adalah Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, serta jajaran Forkopimda terkait. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
Advertisement
Advertisement
Selain kesiapan infrastruktur, Gubernur Banten juga memberikan imbauan penting kepada pelaku usaha di kawasan wisata. Mereka diminta untuk menjaga transparansi harga layanan dan produk yang ditawarkan. Praktik "getok harga" sangat dihindari karena dapat merusak citra pariwisata Banten.
Transparansi harga merupakan kunci untuk membangun kepercayaan wisatawan dan mendorong kunjungan berulang. Pelaku usaha diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik dengan harga yang wajar. Hal ini akan menciptakan pengalaman positif bagi para pengunjung.
"Jaga keramahan dan transparansi agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali lagi," kata Andra Soni. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap aturan akan membantu kelancaran dan keamanan selama liburan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews