Pemotor kaget ditilang polisi bersorban di depan Mapolsek Teluk Naga
Merdeka.com - Ratusan pemotor diberhentikan lantaran berkendara tanpa menggunakan helm di depan Mapolsek Teluk Naga, Tangerang, Banten, Senin (5/6). Mereka diberikan takjil gratis dan dicoba melafalkan doa berbuka puasa sebagai hukuman berkendara tak sesuai tata tertib.
Salah satu pemotor yang diberhentikan, Imam (35), mengaku panik saat kendaraan yang dikemudikannya diberhentikan polisi bersorban di depan Mapolsek Teluk Naga. Bukan tanpa alasan motornya diberhentikan, warga Perum, Kota Tangerang, ini memang sengaja tak mengenakan helm saat bersepeda motor sore itu.
"Saya ngaku salah, memang cuma mau ngabuburit saja sama pacar," kata Imam di atas motornya, Senin (5/6) sore.
Dia yang diberikan sanksi teguran langsung polisi bersorban juga diwajibkan melafalkan niat dan doa berbuka puasa. Setelah berhasil melafalkan doa dan pacarnya malah dikasih takjil.
"Terima kasih pak, saya enggak jadi ditilang," cetus Imam tersenyum.
Kapolsek Teluk Naga, AKP Arif Purnama Oktora mengaku, giat tersebut sebenarnya hanya ingin memberikan takjil gratis kepada pengendara yang melintas.
"Seringkali kegiatan ngabuburit oleh pesepeda motor dianggap kegiatan santai, sehingga mereka lalai untuk tertib dan disiplin berlalu lintas. Contohnya, berkendara tanpa helm," kata dia.
Dia mengimbau masyarakat khususnya pengguna sepeda motor untuk tetap disiplin berlalu lintas.
"Helm itu perangkat wajib pesepeda motor. Ini harus kita ingatkan terus. Jangan karena alasan ngabuburit atau jalan sore sambil santai menunggu waktu berbuka mereka jadi lupa, atau lalai," ucapnya.
Takjil yang dibagikan gratis itu tidak hanya bagi pesepeda motor yang muslim. Pesepeda motor non muslim yang tak menggunakan helm juga turut diberikan makanan kecil untuk berbuka puasa.
"Semua kita berikan kepada pelanggar, umumnya yang tidak menggunakan helm. Mereka yang non muslim kita suruh hafalkan Pancasila," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya