Untuk menghindari gesekan yang terjadi di masyarakat seperti yang terjadi di pelaksanaan hari bebas kendaraan (car free day) di Thamrin, Jakarta, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana menghentikan sementara pelaksanaan CFD di wilayahnya hingga pelaksanaan Pilpres 2019.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menerangkan, penghentian sementara kegiatan CFD bertepatan dengan pelaksanaan puasa. Selain itu, guna menghindari adanya gesekan di masyarakat seperti yang terjadi di DKI Jakarta.
"Dari pada dimanfaatkan oleh elit Politik tertentu, mendingan car free day dihentikan sementara," katanya usai menggelar rapat di Balaikota Tangsel, Selasa (8/5).
Meski begitu, dia memastikan keinginan tersebut belumlah final, pihaknya masih akan membahas secara dalam terkait rencana penghapusan CFD itu ke sejumlah pihak terkait.
"Kami masih perlu bahas dengan aparat penegak hukum, sekarang masih dikoordinasikan. Harapannya karena ingin menjaga kondusifitas wilayah, terlebih memasuki bulan suci Ramadan," kata Benyamin.
Sebagai informasi pelaksanaan CFD di kota Tangsel dilaksanakan setiap minggu kedua pada setiap bulannya. Adapun jalur protokol yang digelar CFD adalah di jalan Raya Pahlawan Seribu dari putaran BSD hingga perempatan German Center.
Dia menegaskan, penghentian sementara CFD ini merujuk pada kasus perselisihan pendukung pasangan calon presiden yang terjadi di gelaran CFD di Jakarta.
"Ya inginnya ini dari pelaksanaan Puasa sampai gelaran Pilpres," ucap Benyamin.