Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, secara serius mempersiapkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di wilayahnya. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat setempat. Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan program pendidikan modern ini.
Pembangunan SNT ini menjadi salah satu program prioritas Pemkab Sigi yang diharapkan dapat membawa dampak positif signifikan. Konsep pendidikan terpadu ini dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang komprehensif dari berbagai jenjang. Lokasi pembangunan SNT ini rencananya akan berada di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.
Moh Rizal Intjenae menekankan bahwa pemerintah daerah saat ini fokus pada pemenuhan persyaratan utama, yaitu ketersediaan lahan. Lahan minimal dua hektare menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum proses selanjutnya dapat berjalan. Percepatan administrasi juga menjadi kunci agar survei lapangan oleh kementerian terkait dapat segera dilakukan.
Advertisement
Advertisement
Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang akan dibangun di Sigi mengusung konsep pendidikan modern yang berbeda dari model sekolah tradisional. SNT dirancang untuk menggabungkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam satu kawasan terpadu. Konsep ini bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan holistik bagi peserta didik.
Keberadaan SNT di Kabupaten Sigi memiliki tujuan utama untuk memeratakan mutu pendidikan di daerah. Hal ini akan dicapai melalui penyediaan fasilitas modern yang lengkap, penerapan kurikulum holistik, serta layanan pendidikan yang gratis atau inklusif. Program ini secara khusus menargetkan anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa hambatan biaya.
Fasilitas yang akan disediakan di SNT sangat beragam dan mendukung pembelajaran abad ke-21. Sekolah ini akan dilengkapi dengan laboratorium sains dan teknologi canggih, pusat olahraga, studio seni, serta perpustakaan digital yang modern. Kurikulum yang diterapkan akan menggabungkan kurikulum nasional dengan pengayaan global dan pendekatan berbasis riset, memastikan siswa mendapatkan pendidikan yang relevan dan berdaya saing.
Advertisement
Advertisement
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyoroti pentingnya percepatan proses administrasi terkait pembangunan SNT. Menurutnya, semua pihak harus bergerak cepat agar setelah persyaratan administrasi selesai, kementerian terkait dapat segera melakukan survei lapangan. Langkah ini krusial untuk memastikan kesiapan Kabupaten Sigi dalam merealisasikan proyek pendidikan strategis ini.
Program Sekolah Nasional Terintegrasi ini diharapkan mampu secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sigi. Selain itu, inisiatif ini juga akan memperkuat pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah. Dengan sistem pembelajaran yang berkelanjutan, SNT dirancang untuk memudahkan peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya tanpa hambatan transisi.
Rizal Intjenae menegaskan bahwa SNT berbeda dengan model Sekolah Rakyat atau Sekolah Garuda yang mungkin dikenal sebelumnya. Perbedaan mendasar terletak pada konsep terintegrasi dari berbagai jenjang pendidikan dan fasilitas modern yang ditawarkan. Harapannya, SNT akan menjadi mercusuar pendidikan baru yang memberikan kesempatan lebih baik bagi generasi muda Sigi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews