Pemkab Sigi Raih Peringkat Teratas Kualitas Lingkungan Hidup Sigi di Sulawesi Tengah

Pemerintah Kabupaten Sigi berhasil menduduki peringkat pertama dalam Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Sigi di Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan dan menjadi yang ke-7 terbaik secara nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Sigi Raih Peringkat Teratas Kualitas Lingkungan Hidup Sigi di Sulawesi Tengah
Pemerintah Kabupaten Sigi berhasil menduduki peringkat pertama dalam Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Sigi di Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan dan menjadi yang ke-7 terbaik secara nasional. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Sigi telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam pelestarian lingkungan, berhasil meraih predikat terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah untuk Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Prestasi ini menegaskan posisi Sigi sebagai pemimpin dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah regional.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, dengan bangga mengumumkan bahwa Kabupaten Sigi mencatatkan skor IKLH yang sangat impresif, yaitu 88,12, sebuah angka yang tidak hanya dikategorikan baik namun juga melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Pencapaian signifikan ini menjadi bukti nyata dari dedikasi pemerintah daerah terhadap isu lingkungan.

Lebih lanjut, keberhasilan Sigi tidak hanya diakui di tingkat provinsi, melainkan juga secara nasional, di mana Pemkab Sigi berhasil menduduki peringkat ke-7 dari total 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam hal indeks kualitas lingkungan. Angka ini menggambarkan efektivitas program dan kebijakan lingkungan yang telah diimplementasikan secara konsisten di Kabupaten Sigi.

Kabupaten Sigi membuktikan komitmennya terhadap lingkungan melalui berbagai indikator kualitas yang menunjukkan performa gemilang. Indeks Kualitas Udara di Sigi tercatat mencapai 88,66, angka yang secara signifikan melampaui target yang ditetapkan, menjamin ketersediaan udara bersih dan sehat bagi seluruh penduduknya. Kondisi udara yang baik ini menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Selain itu, Indeks Kualitas Air di Kabupaten Sigi juga mencatat angka yang sangat memuaskan, yakni 82,97, yang mengindikasikan pengelolaan sumber daya air yang efektif dan ketersediaan air bersih yang terjaga dengan baik. Kualitas air yang prima ini esensial untuk mendukung kehidupan sehari-hari dan aktivitas ekonomi lokal.

Tidak kalah penting, aspek kualitas lahan di daerah tersebut juga sangat membanggakan, dengan nilai mencapai 95,95. Angka ini menegaskan bahwa pengelolaan lahan di Sigi dilakukan secara optimal, mendukung keberlanjutan ekosistem darat dan mencegah degradasi lingkungan. Keseluruhan nilai indeks ini secara kolektif merefleksikan upaya komprehensif Pemerintah Kabupaten Sigi dalam menjaga keseimbangan ekologis.

Keberhasilan Kabupaten Sigi dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup Sigi tidak dapat dilepaskan dari peran krusial implementasi program inovatif yang dikenal sebagai "Pakagali Pakagaya Ngata". Program ini telah menjadi fondasi utama yang menopang pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Bupati Rizal Intjenae menjelaskan secara rinci bahwa "Pakagali Pakagaya Ngata" merupakan sebuah gerakan perubahan yang secara spesifik berfokus pada peningkatan kebersihan lingkungan. Gerakan ini dirancang untuk melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat desa, berlanjut ke kecamatan, hingga mencapai skala kabupaten, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.

Pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam menjaga dan menata kebersihan lingkungan terus ditekankan oleh pemerintah daerah. Ke depan, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat akan terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas air, udara, serta tutupan lahan di seluruh wilayah Kabupaten Sigi. Program ini diharapkan dapat terus menjadi landasan kuat dalam menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan di daerah tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi