Pemkab Sigi Imbau Nakes Jaga Kebersihan Fasilitas Kesehatan, Kunci Pelayanan Optimal

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi menekankan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas kesehatan di Sigi, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, demi pelayanan prima dan lingkungan yang sehat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Sigi Imbau Nakes Jaga Kebersihan Fasilitas Kesehatan, Kunci Pelayanan Optimal
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi menekankan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas kesehatan di Sigi, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, demi pelayanan prima dan lingkungan yang sehat. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, secara aktif mengimbau seluruh tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kerja masing-masing. Imbauan ini disampaikan guna memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menegaskan bahwa aspek kebersihan memegang peranan krusial dalam menunjang fungsi fasilitas kesehatan. Kebersihan mencakup seluruh area, mulai dari halaman, ruang pelayanan, hingga fasilitas vital seperti kamar mandi, yang semuanya harus bersih.

Menurut Samuel, kebersihan bukan hanya sekadar ajaran agama, melainkan juga prinsip dasar dalam dunia kesehatan yang dikenal dengan ungkapan "bersih pangkal sehat". Hal ini menjadi fondasi utama untuk mewujudkan lingkungan pelayanan yang maksimal dan sehat bagi pasien serta petugas.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, secara tegas menyatakan bahwa kunci utama pelayanan kesehatan yang maksimal terletak pada kebersihan seluruh ruangan pelayanan. Ia menekankan bahwa kebersihan adalah bagian tak terpisahkan dari prinsip kesehatan itu sendiri.

Pentingnya menjaga kebersihan ini mencakup setiap sudut fasilitas kesehatan, mulai dari area halaman yang menjadi kesan pertama, ruang-ruang pelayanan pasien, hingga kamar mandi yang seringkali menjadi cerminan standar higienitas. Semua elemen ini harus diperhatikan secara detail.

Samuel menambahkan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran ganda sebagai contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Jika fasilitas kesehatan menunjukkan standar kebersihan tinggi, diharapkan masyarakat juga terinspirasi untuk menjaga kebersihan lingkungannya.

Pemerintah daerah Kabupaten Sigi rutin melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai fasilitas publik, termasuk sekolah, puskesmas, rumah sakit, dan kantor desa. Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi kebersihan lingkungan di wilayah tersebut.

Samuel Yansen Pongi menyoroti temuan di Puskesmas Gimpu, Kulawi Selatan, di mana ruang pelayanan tidak memenuhi standar dan kamar mandi tidak memiliki pasokan air. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Kondisi kamar mandi yang bersih, tidak beraroma tidak sedap, dan memiliki ketersediaan air yang memadai, menjadi indikator kuat keseriusan pengelolaan fasilitas kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya perawatan dan pembersihan rutin yang dilakukan setiap hari oleh tenaga kesehatan.

Tanggung jawab menjaga kebersihan ini merupakan tugas kolektif seluruh unsur di puskesmas, termasuk para tenaga kesehatan. Mereka diharapkan dapat menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang higienis dan nyaman.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menginisiasi kegiatan kebersihan rutin melalui program "Pakagali Pakagaya Ngata" yang dilaksanakan setiap hari Jumat.

Program ini dirancang sebagai instrumen pemerintah daerah untuk menata kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat di seluruh Kabupaten Sigi. Tujuannya adalah membangun desa dengan budaya bersih dan hidup hemat.

Rizal Intjenae telah menetapkan kegiatan bersih-bersih lingkungan ini sebagai rutinitas mingguan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan anak-anak sekolah. Ini merupakan upaya kolektif untuk menumbuhkan kesadaran kebersihan sejak dini.

Melalui "Pakagali Pakagaya Ngata", Pemkab Sigi berupaya mengubah pola pikir masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan menerapkan hidup hemat. Program ini juga menjadi prioritas dan inovasi pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi