Pemkab Natuna Alokasikan Rp2,4 Miliar untuk Pengadaan Mobil Pemadam Baru

Pemerintah Kabupaten Natuna mengalokasikan Rp2,4 miliar dalam APBD 2026 untuk pengadaan mobil pemadam Natuna baru guna memperkuat penanganan kebakaran di wilayah kepulauan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Natuna Alokasikan Rp2,4 Miliar untuk Pengadaan Mobil Pemadam Baru
Pemerintah Kabupaten Natuna mengalokasikan Rp2,4 miliar dari APBD 2026 untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran baru. Langkah ini diharapkan memperkuat respons penanganan kebakaran di pulau-pulau terluar Natuna. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, telah mengalokasikan dana signifikan sebesar Rp2,4 miliar. Dana ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Alokasi tersebut secara khusus ditujukan untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran baru.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Syawal, menyampaikan informasi ini di Natuna pada hari Jumat. Ia menegaskan bahwa pengadaan ini merupakan langkah strategis daerah. Tujuannya adalah untuk memperkuat infrastruktur penanggulangan bencana kebakaran di wilayah kepulauan tersebut.

Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk membeli dua unit mobil pemadam kebakaran. Setiap unit akan dilengkapi dengan tangki air berkapasitas sekitar 1.000 liter. Pengadaan ini diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2026 mendatang.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang akan diadakan tersebut direncanakan untuk ditempatkan di Pulau Serasan dan Pulau Midai. Kedua pulau ini merupakan wilayah kepulauan yang masing-masing memiliki dua kecamatan. Penempatan armada baru ini dianggap krusial untuk meningkatkan respons penanganan kebakaran.

Syawal menjelaskan bahwa selama ini, penanganan kebakaran di kedua pulau tersebut menghadapi kendala serius. Keterbatasan armada yang memadai menjadi salah satu faktor utama. Selain itu, jarak tempuh yang jauh dari pusat pemerintahan di Pulau Bunguran Besar juga turut memperlambat respons.

Oleh karena itu, pengadaan mobil pemadam Natuna dengan kapasitas yang disesuaikan menjadi prioritas. Kapasitas 1.000 liter dianggap lebih cocok untuk kondisi wilayah pulau-pulau kecil. Ini berbeda dengan armada di ibu kota kabupaten yang memiliki kapasitas hingga 3.000 liter.

Dengan adanya penambahan armada ini, diharapkan waktu tanggap darurat dapat dipersingkat secara signifikan. Hal ini akan meminimalkan kerugian akibat kebakaran. Peningkatan fasilitas ini mampu secara signifikan meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan penanganan kebakaran di seluruh wilayah Natuna.

Syawal menyatakan harapannya agar postur APBD 2026 tetap stabil. Stabilitas anggaran ini sangat penting agar proses pengadaan mobil pemadam kebakaran dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kelancaran proses ini akan memastikan Natuna memiliki armada yang lebih baik.

Sebagai langkah antisipasi dan penguatan sementara, Bupati Natuna Cen Sui Lan dijadwalkan akan menyerahkan satu set peralatan pemadam kebakaran. Penyerahan ini akan dilakukan pada Senin (24/11) dan ditujukan khusus untuk Pulau Midai. Peralatan ini akan menjadi fasilitas pendukung.

Peralatan sementara tersebut akan digunakan hingga proses pengadaan mobil pemadam baru terealisasi pada tahun 2026. "Jika mobil pemadam sudah ada dan siap digunakan, maka peralatan yang ditempatkan di Midai akan kami alihkan ke wilayah lain yang juga membutuhkan," ujar Syawal.

Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemkab Natuna dalam memastikan keselamatan warganya. Meskipun pengadaan mobil pemadam Natuna membutuhkan waktu, kebutuhan akan fasilitas penanganan kebakaran tetap menjadi perhatian utama. Hal ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat di pulau-pulau terpencil.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi