Pemkab Kediri Percepat Sertifikasi Kompetensi Pencari Kerja, TPT Turun Signifikan

Pemerintah Kabupaten Kediri gencar memfasilitasi sertifikasi kompetensi pencari kerja dan program hilirisasi. Upaya ini berhasil menekan angka pengangguran, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang menunjukkan penurunan positif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Kediri Percepat Sertifikasi Kompetensi Pencari Kerja, TPT Turun Signifikan
Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya menekan angka pengangguran melalui fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Kediri bagi para pencari kerja, menunjukkan hasil positif dalam penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, secara aktif memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi para pencari kerja. Langkah strategis ini diambil untuk menekan angka pengangguran di wilayah setempat.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menjelaskan bahwa Pemkab Kediri menerapkan berbagai kebijakan. Kebijakan tersebut mencakup pemberian fasilitasi sertifikasi serta upaya hilirisasi melalui perluasan kesempatan kerja.

Program-program ini, seperti padat karya dan penyelenggaraan bursa kerja (job fair), telah menunjukkan hasil positif. Upaya Pemkab Kediri dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil mencapai sasaran.

Pemkab Kediri telah mengimplementasikan serangkaian kebijakan strategis untuk mengatasi masalah pengangguran. Selain sertifikasi kompetensi, pemerintah daerah juga fokus pada program hilirisasi. Ini dilakukan dengan memperluas kesempatan kerja melalui inisiatif seperti program padat karya dan rutin menyelenggarakan bursa kerja.

Untuk mendukung program-program penurunan TPT, Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14,44 miliar. Dana ini digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pelatihan, penempatan tenaga kerja, dan fasilitasi dunia usaha. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan lapangan kerja.

Tidak hanya itu, berbagai strategi keberlanjutan usaha juga terus diberikan kepada sektor swasta. Ini mencakup pemberian insentif bagi dunia usaha, kemudahan perizinan, hingga penyusunan roadmap tenaga kerja makro untuk periode 2026–2030. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang stabil dan berkelanjutan, sehingga mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri, angka TPT menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, TPT Kabupaten Kediri tercatat sebesar 4,71 persen. Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menandakan efektivitas program pemerintah daerah.

Bupati Kediri mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, TPT Kabupaten Kediri berada di angka 5,15 persen. Angka ini sempat mengalami lonjakan eksponensial pada tahun 2022, mencapai 6,83 persen, terutama karena dampak pandemi COVID-19. Namun, TPT kemudian berangsur menurun pada tahun-tahun berikutnya, menunjukkan pemulihan pasar kerja di Kediri.

Dari tahun 2024 ke 2025, jumlah pengangguran di Kabupaten Kediri berkurang sekitar 11.000 jiwa. Bupati Hanindhito Himawan Pramana berharap bahwa setelah masa jabatannya berakhir, angka TPT Kabupaten Kediri bisa berada di bawah rata-rata provinsi, yang saat ini di bawah 3,88 persen. Saat ini, TPT Kediri sudah berada di bawah rata-rata nasional, menunjukkan kinerja yang baik dalam penyerapan tenaga kerja.

Pemerintah daerah menekankan bahwa penurunan TPT bukan hanya sekadar angka statistik. Lebih dari itu, fokus utama adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menambahkan bahwa Pemkab Kediri melaksanakan berbagai program untuk menekan angka pengangguran terbuka. Keberhasilan program-program ini sangat bergantung pada sinergi yang kuat dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Kolaborasi antar-OPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan tujuan tersebut. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan program-program yang dijalankan dapat lebih efektif menjangkau masyarakat dan menciptakan lebih banyak peluang kerja yang berkualitas di Kabupaten Kediri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi